Marak Kasus Mobil Terbakar, Kenali Apa Saja Penyebabnya

Kompas.com - 18/03/2021, 13:31 WIB
Mobil Terbakar instagram.com/jktinfoMobil Terbakar

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus mobil terbakar secara tiba-tiba kerap terjadi. Seperti kasus terakhir menimpa mobil Nissan X-Trail yang terbakar di kawasan Senayan City pada dini hari tadi, Kamis (18/3/2021).

Berkaca dari peristiwa tersebut, ada baiknya jika pemilik mobil wajib mengetahui ciri mobil yang akan terbakar dan langkah-langkah penyelamatan yang harus dilakukan. Tak terkecuali penyebab utama mobil itu terbakar.

Baca juga: Harga Jimny Bekas Mahal, Konsumen Beralih ke Katana dan Jimny Lawas

Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi mengatakan, mengetahui adanya masalah pada mobil dan berpotensi terjadi kebakaran tidak mudah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo)

“Biasanya hanya mengeluarkan bau dan asap. Tapi kalau yang terbakar di bagian belakang, asap itu akan terbawa angin sehingga sulit dilihat. Jadi hanya mengandalkan bau saja. Inilah pentingnya komunikasi antara pengemudi dan penumpang,” ujar Anjar saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Anjar melanjutkan, selain dari hal yang bisa dilihat langsung biasanya mobil yang akan terbakar perfomanya sangat berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akselerasi mobil cenderung mengalami perlambatan atau lompat-lompat seperti tanda mogok.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menambahkan, penyebab mobil terbakar bisa disebabkan oleh beberapa seperti pemasangan aksesoris kelistrikan yang tidak tepat, atau bisa juga karena overheat.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

“Naiknya indikator suhu mesin bisa menandakan adanya malfungsi pada sistem pendingin. Kondisi ini yang bisa menyebabkan panas mesin meningkat. Jika kondisinya sudah parah, efeknya akan sangat banyak bahkan bisa menyebabkan terjadinya kebakaran,” kata Didi.

Tidak hanya itu, bagian radiator yang bocor atau ada yang tersumbat bisa menjadi penyebab lain karena permasalahan tutup radiator atau motor fan yang rusak.

Baca juga: Inden Masih Tahunan, Suzuki Belum Putuskan Ambil Jimny dari India

Biasanya mesin yang mengalami overheat bisa dilihat dari indikator temperaur yang langsung menempati posisi ‘H’ (Hot). Kalau sudah begini perfoma mesin pasti terasa menurun, dan sebaiknya mobil langsung dihentikan sejenak.

“Jika sudah begitu, sebaiknya segera menepi di tempat aman dan keluar dari mobil. Amankan penumpang terlebih dahulu, setelah itu dokumen berharga. Bila api sudah terlihat tinggalkan barang bawaan dan jangan panik.

Segera minta bantuan dan laporkan kejadian ke pemadam kebakaran atau petugas kepolisian terdekat. Jika memiliki APAR, bisa digunakan untuk penindakan awal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X