Diler Suzuki Tawarkan Jimny Tanpa Inden, Harga Tembus Rp 500 Jutaan

Kompas.com - 18/03/2021, 07:12 WIB
Seorang sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Suzuki saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019  diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELISeorang sales promotion girl (spg) berpose di samping salah satu mobil dari Suzuki saat pameran Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 di Indonesia Convention Exebition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (18/7/2019). GIIAS 2019 yang akan berlangsung 18 - 28 juli 2019 diikuti 20 merek kendaraan penumpang, 10 merek kendaraan komersil dan koroseri dan 12 merek sepeda motor.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki Jimny merupakan salah satu mobil fenomenal dengan antrean inden hingga tahunan. Konsumen yang berniat untuk membeli Jimny saat ini mungkin baru bisa mendapatkan unitnya sekitar 2 sampai 3 tahun ke depan.

Kuota Jimny yang terbatas jadi salah satu sebabnya. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai agen pemegang merek hanya bisa mensuplai puluhan unit tiap bulannya.

Sementara peminat Jimny di seluruh dunia terbilang membludak. Tak heran inden hingga tahunan tak bisa terhindarkan.

Baca juga: Terungkap, Rencana Peluncuran Raize dan Rocky April 2021

Penampakan Suzuki Jimny Sierra di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (1/8/2018) atau sehari menjelang dibukanya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.Kompas.com/Alsadad Rudi Penampakan Suzuki Jimny Sierra di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (1/8/2018) atau sehari menjelang dibukanya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Namun praktik di lapangan ternyata berbeda. Konsumen bisa mendapatkan unit lebih cepat dari perkiraan, asalkan rela terkena skenario upping price yang dilancarkan sejumlah diler.

Salah satu pramuniaga Suzuki di Jakarta misalnya, menawarkan Jimny dengan harga yang lebih tinggi dari harga normal. Tapi konsumen bisa langsung mendapatkan unit tanpa harus inden tahunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bisa beli Jimny tanpa inden, nanti dicarikan unitnya. Tapi tidak bisa pilih warna. Harga Rp 525 juta,” ujar pramuniaga tersebut, kepada Kompas.com (17/3/2021).

Baca juga: Estimasi Harga Pajero Sport jika Dapat PPnBM 0 Persen

Ilustrasi Interior Suzuki Jimny yang memiliki hand grip pada dasbor dan pintu.Suzuki Ilustrasi Interior Suzuki Jimny yang memiliki hand grip pada dasbor dan pintu.

Menanggapi fenomena ini, Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS Harold Donnel, mengatakan, pada prinsipnya perusahaan tidak merestui praktik upping price.

“Jadi ini yang namanya mekanisme pasar, ketika suplai lebih kecil dari permintaan itu pasti ada pertarungan seperti ini,” ujar Harold, kepada Kompas.com (17/3/2021).

“Kami tidak bisa intervensi, praktik di lapangan natural terjadi. Diler yang mengatur penjualan,” katanya.

Baca juga: Estimasi Harga Fortuner jika Dapat PPnBM 0 Persen, Diskon hingga Ratusan Juta Rupiah

Test Drive Suzuki JimnyKompas.com/Dio Test Drive Suzuki Jimny

Menurut Harold, ada beberapa skenario yang membuat praktik upping price terjadi di lapangan. Pertama, batalnya inden seseorang yang memesan Jimny.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.