Arus Balik Long Weekend, Kendaraan Masuk Jabodetabek Naik 6,64 Persen

Kompas.com - 15/03/2021, 08:32 WIB
Ilustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021 JASA MARGAIlustrasi lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek jelang Tahun Baru 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 130.878 kendaraan kembali menuju wilayah Jabodetabek sejak H+2 libur akhir pekan atau long weekend Isra Miraj, Sabtu (13/3/2021).

Tingkat volume kendaraan tersebut naik sebesar 6,64 persen dibanding lalu lintas dalam keadaan normal. Namun, jumlah dimaksud berpotensi untuk terus bertambah karena belum seluruh pemudik kembali.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, capaian ini merupakan kumulatif arus lalu lintas dari beberapa Gerbang Tol (GT) barrier atau utama.

Baca juga: Kenali Fungsi dan Cara Kerja Crumple Zone Bodi Mobil

Antrean kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama 2 pada Minggu (3/1/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.KOMPAS.COM/FARIDA Antrean kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama 2 pada Minggu (3/1/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Diantaranya, GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi," ujar dia dalam keterangan tertulis, Minggu (14/3/2021).

Secara rinci, distribusi lalu lintas menuju Jabodetabek dari ketiga arah mayoritas berasal dari Timur sebanyak 61.084 unit atau 46,67 persen. Sementara kendaraan dari Barat (GT Cikupa) sebanyak 29.075 persen atau 31,11 persen dari total volume.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun jumlah kendaraan dari arah Selatan melalui GT Ciawi sebanyak 40.719 unit atau 22,22 persen dari total volume lalu lintas.

Sedangkan untuk kendaraan dari Timur (GT Cikampek Utama 2) yang menuju Ibu Kota sebanyak 31.712 unit atau naik 12,99 persen.

Baca juga: Polisi Razia Knalpot Bising Lagi, Ada yang Berisik Langsung Diembat

Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.ANTARA FOTO/FAUZAN Petugas memeriksa kendaraan di gerbang tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (27/5/2020). Petugas memutarbalikkan kendaraan menuju Jakarta yang tidak dilengkapi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 sesuai Pergub DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020.

Berikut distribusi persentase kenaikan lalin masuk Jabotabek:

- Arah timur di GT Cikampek Utama 2 naik sebesar 12,99 persen dari lalin normal, dengan jumlah 31.712 kendaraan menuju Jakarta. Kemudian GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 29.372 kendaraan menuju Jakarta, naik sebesar 7,55 persen dari lalin normal.

- Arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 40.719 kendaraan, turun sebesar 0,84 persen dari lalin normal.

- Arah selatan/lokal melalui GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi sebanyak 29.075 kendaraan, naik sebesar 10,60 persen dari lalin normal.

"Jasa Marga senantiasa mengimbau agar pengguna jalan tol selalu memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima. Kemudian, perhatikan bahan bakar minyak, isi saldo uang elektronik, dan mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas," ujar Dwimawan.

"Tidak ketinggalan, seluruh pengendara juga diimbau mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak) saat berada di rest area," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.