Cuma Ertiga dan XL7, Ini Alasan Suzuki Kenapa APV Tak Dapat Insentif PPnBM

Kompas.com - 06/03/2021, 10:42 WIB
Suzuki APV Arena SIS 4WSuzuki APV Arena

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari beberapa produk yang diproduksi lokal, hanya XL7 dan Ertiga saja yang didaftarkan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam program intensif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Padahal, selain Ertiga dan XL7, masih ada multi purpose vehicle (MPV) lain yang juga dibuat di Indonesia, yakni Suzuki APV.

Lantas kenapa MPV boxy tersebut tak masuk dalam program relaksasi pajak, mengingat secara syarat, rasanya sudah memenuhi klasifikasi yang ditentukan pemerintah.

Baca juga: Diskon Pajak Mobil Baru Tak Usik Bisnis Mobkas Suzuki

Menjawab hal ini, Direktur Pemasaran Roda 4 PT SIS Donny Saputra mengatakan, absennya APV dalam daftar penerima relaksasi dikarenakan perbedaan perhitungan local purchase dari pemerintah.

Suzuki APVSUZUKI.co.id Suzuki APV

"Memang ada perhitungan local purchase yang berbeda dengan yang kami lakukan sebelumnya, sehingga saat akhir kami lakukan kalibrasi, karena sifatnya self declaration jadi kami pastikan XL7 dan Ertiga saja yang kami ikut sertakan," ucap Donny dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/3/2021).

Dalam kesempatan berbeda, Donny mengatakan perhitungan local purchase dengan ketentuan 70 persen yang ditetapkan pemerintah, membuat Suzuki melakukan kalkulasi ulang.

Namun dikarenakan mekanismenya berbeda, maka diputuskan menarik APV dari daftar mobil penerima relaksasi PPnbM.

Baca juga: Dampak PPnBM 0 Persen, Pedagang Mobil Bekas Kekurangan Stok

Diketahui, Kemenperin menetapkan ada 115 pembelian komponen lokal yang jadi salah satu syarat penerima insentif PPnBM. Sayangnya, Donny enggan memberikan informasi apakah APV memenuhi daftar tersebut atau tidak.

Suzuki XL7KOMPAS.com/Ruly Suzuki XL7

Namun, Donny memberikan pernyataan bakal mengusahakan APV masuk dalam daftar mobil penerima insentif pajak ke depannya.

"Saat ini Suzuki APV belum masuk, tapi kami berusaha agar nantinya bisa ikut dalam program relaksasi PPnBM itu," ucap Donny.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X