Konsumen Keluhkan Banyak Kesalahan Info PPnBM, Ini Jawaban Auto2000

Kompas.com - 04/03/2021, 10:12 WIB
Karyawan Auto2000 ketika Melayani Konsumen dok.Auto2000Karyawan Auto2000 ketika Melayani Konsumen

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah memastikan pembelian mobil baru yang sesuai kriteria akan dibebaskan dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), khususnya pada tahap pertama relaksasi yang berlangsung tiga bulan.

Dalam tiga bulan pertama ini, insentif pajak yang diberikan mencapai 100 persen, tiga bulan selanjutnya 50 persen, dan tiga bulan terakhir hanya 25 persen.

Namun faktanya, banyak wiraniaga yang memanfaatkan momen itu untuk memenuhi target penjualan. Sebagai contoh beberapa tenaga penjual diler Auto2000 tak sedikit mengatakan bahwa relaksasi PPnBM 100 persen ini hanya berlaku selama Maret 2021, dan ketersediaan unitnya pun terbatas.

Baca juga: Dapat Insentif Pajak, Toyota Vios Antre Inden

"Betul, jadi ketersediaan unitnya terbatas, siapa cepat mereka yang dapat duluan unit dan diskon yang kami tawarkan. Karena hanya berlaku 1 bulan saja untuk PPnBM 100 persen ini," kata wiraniaga salah satu diler Auto2000 di bilangan Jakarta Utara saat dihubungi KOMPAS.com, Rabu (3/3/2021).

Saat ini diler Auto2000 menawarkan program penjualan menarik bagi tenaga medis yang berjuang mencegah penyebaran virus corona.Auto2000 Saat ini diler Auto2000 menawarkan program penjualan menarik bagi tenaga medis yang berjuang mencegah penyebaran virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan hanya itu, tim redaksi juga menerima beberapa laporan serupa dari kolega. Ceritanya sama, yaitu wiranaiga diler Auto2000 banyak yang salah memberikan informasi terkait relaksasi pajak ini.

Padahal, untuk yang insentif mencapai 100 persen akan berlaku sampai Mei 2021, selanjutnya menjadi 50 persen, dan tiga bulan terakhir hanya 25 persen.

Baca juga: Dapat Insentif Pajak 0 Persen, Ini Harga Mobil Toyota Versi Auto2000

Menanggapi persoalan itu, Chief Executive Auto2000 Martogi Siahaan menjelaskan, informasi PPnBM 0 persen yang sesuai aturan pemerintah bukanlah hal yang tertutup dan semua orang tahu, sehingga wiraniaga juga informasinya sama dengan aturan.

Ilustrasi diler Auto2000.auto2000.co.id Ilustrasi diler Auto2000.

Baca juga: Meski Pakai Mesin Toyota Hilux, Auto2000 Tak Bisa Maksimal Servis Maung Pindad

"Jadi kemungkinan wiraniaga kita menginformasikan bahwa permintaan akan sangat besar sementara supply tidak bisa menutup semua permintaan. Jadi pelanggan lebih awal untuk pesan tentu lebih baik," kata Martogi kepada KOMPAS.com, Rabu (3/3/2021).

Menurut dia, jika seperti itu maka permintaan konsumen bisa dipenuhi. Sebab tidak cukup dalam waktu tiga bulan saja, karena setelah itu akan memasuki fase insentif berikutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.