Aturan Usia Mobil 10 Tahun Berlaku 2025, Emisi Jadi Faktor Penting

Kompas.com - 26/02/2021, 15:31 WIB
Toyota Kijang Lintas Generasi KOMPAS.COM/STANLY RAVELToyota Kijang Lintas Generasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana pembatasan usia mobil pribadi di DKI Jakarta yang bakal berlaku pada 2025, kembali ramai dibicarakan. Apalagi dengan adanya aturan wajib uji emisi bagi sepeda motor dan mobil yang umurnya sudah tiga tahun lebih.

Seperti diketahui, acuan pembatasan usia kendaraan pribadi tertuang jelas dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 bagian kesatu poin 3, dengan isi ;

Memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019 dan memastikan tidak ada kendaraan pribadi berusia lebih dari 10 (sepuluh) tahun yang dapat beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada tahun 2025, dengan rincian aksi sebagai berikut :

Baca juga: Aturan Mobil 10 Tahun ke Atas Dilarang Masuk Jakarta Sedang Disiapkan

Modifikasi Suzuki Jimny JangkrikKOMPAS.com/Ruly Modifikasi Suzuki Jimny Jangkrik

a. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, agar memperketat ketentuan uji emisi bagi seluruh kendaraan pribadi mulai pada tahun 2019;

b. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta agar mensyaratkan pelaksanaan uji emisi secara berkala bagi seluruh kendaraan bermotor sebagai salah satu syarat dalam pemberian ijin operasional kendaraan; dan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

c. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, agar menyiapkan rancangan Peraturan Daerah tentang Pembatasan Usia Kendaraan di atas 10 (sepuluh) tahun pada tahun 2020.


Namun demikian, sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta juga menjelaskan bila sampai sekarang belum ada ketetapan regulasi dan baru melakukan proses formulasi.

Lantas apa saja kajian yang sudah dilakukan sejauh ini terkait pembatasan usia mobil pribadi tersebut ?

Baca juga: Mobil Tua Sulit Dapat Perlindungan Asuransi, Ini Alasannya

Tiyana Brotoadi, Kepala Seksi Penanggulangan Pencemaran Lingkungan DLH mengatakan, kajian regulasinya masih berjalan dan memang prosesnya nanti akan lebih ke Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Konvoi mobil-mobil kuno di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Konvoi mobil-mobil kuno di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

"Pengkajiannya masih berjalan dan faktornya itu kan cukup kompleks. Kita tidak bisa lihat dari satu sisi, artinya belum tentu mobil tua atau yang sudah 10 tahun emisinya tidak baik, karena selama perawatan rutin terutama di bengkel resmi, pastinya akan terjaga," ucap Tiyana saat saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/2/2021).

Menurut Tiyana, dari beberapa kasus uji emisi yang dilakukan, tidak sedikit mobil yang usianya lawas memiliki hasil emisi yang cukup baik. Bahkan mirisnya, ada beberapa mobil yang secara usia tergolong masih muda malah tidak lulus.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting, mengingat tidak semua mobil usia muda ternyata punya kualitas gas buang yang terjaga. Apalagi bila perawatannya ternyata tidak terjamin.

Baca juga: Modifikasi Mobil Lawas Jadi Bertenaga Listrik, Mahal atau Murah?

Ilustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI JakartaKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Ilustrasi mobil lawas yang ikut uji emisi di DKI Jakarta

Terkait masalah kajian regulasi, Tiyana mengatakan sebelumnya sudah pernah menjajaki beberapa aturan yang berlaku di negara tetangga. Namun memang prosesnya tidak mudah, apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Karenanya, sebagai tindak lanjut awal dari Ingub, diturunkan aturan mengenai wajib uji emisi bagi kendaraan dengan usia tiga tahun lebih, baik untuk sepeda motor ataupun mobil.

"Memang faktornya banyak sekali, tapi diharapkan (aturannya) bisa untuk disiapkan. Nanti ini akan lebih ke Dishub karena pengawasannya di sana. Kalau untuk kendaraan umum itu sudah berjalan, sudah banyak angkot yang tak lagi beroperasi karena faktor usia," ucap Tiyana.

Sebelumnya, Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada Kompas.com sudah pernah menyampaikan perkembangan pembatasan usia mobil di Jakarta.

Baca juga: Jakparkir Bisa Pantau Masa Berlaku Pajak, Uji Emisi, Sampai KIR

Mobil tua yang lama tak diambil pemililnya bertahan terparkir di Terminal Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Jumat (16/3/2018).KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUM Mobil tua yang lama tak diambil pemililnya bertahan terparkir di Terminal Rawa Buaya, Jakarta Barat pada Jumat (16/3/2018).

Kurang lebihnya sama dengan DLH, yakni masih dalam tahap pengkajian dan terus melakukan evaluasi. Namun Syafrin memastikan bila aturan tersebut akan diusahakan berjalan sesuai jadwal, yakni pada 2025.

"Masih terus kita kaji, diharapkan implementasinya sesuai jadwal (2025), tinggal bagimana skemanya saja. Saat ini juga kan sedang ramai kendaraan listrik berbasis baterai, lalu kita liat kualitas udara di Jakarta juga mulai membaik sejak PSBB, jadi harusnya bisa berjalan," kata Syafrin.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.