Viral, Video Cewek ABG Bonceng Tiga Ngebut hingga Masuk Selokan

Kompas.com - 24/02/2021, 11:37 WIB
Anak di bawah umur bonceng tiga nyungsep di selokan tiktok.com/radarbandungAnak di bawah umur bonceng tiga nyungsep di selokan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak jarang kita melihat pemandangan pengendara sepeda motor atau mobil di Indonesia dikendalikan oleh anak di bawah umur.

Hal ini lantaran banyak orangtua yang masih buta moral dengan membiarkan anak-anaknya yang masih belum cukup umur mengendarai sepeda motor atau mobil di jalan umum.

Ketidakmatangan mereka memunculkan peluang menjadi korban atau sebagai penyebab kecelakaan.

Baca juga: Menyapa Bintang Crazy Fast Indonesian, Porsche Cayman Berjubah Karma

Seperti kejadian dalam video yang viral di media sosial baru-baru ini. Video yang diunggah oleh akun tiktok @radarbandung memperlihatkan anak perempuan di bawah umur berbonceng tiga yang melaju dengan kecepatan tinggi, hingga hilang kendali dan masuk ke selokan.

Nahasnya, baik pengemudi maupun kedua penumpang tersebut tidak memakai helm untuk melindungi kepalanya.

@radarbandung

VIRAL! Detik-detik Kecelakaan Bocah Bawa Motor Matic. ##radarbandung ##tiktokberita ##nangisdipojokan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

? original sound - Radar Bandung

Terkait hal ini, Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, salah satu penyebab kecelakaan tersebut karena anak di bawah umur belum siap secara mental ketika membawa kendaraan.

Sehingga, tidak sedikit yang mudah terbawa emosi sehingga melakukan tindakan yang justru bisa berbahaya bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Menurut Marcell, seseorang bisa dikatakan sudah dewasa dan cukup mental untuk mengemudikan kendaraan motor adalah usia 17 tahun.

Baca juga: PSBB Diperpanjang, Ganjil Genap di DKI Jakarta Belum Berlaku

“Pada usia tersebut, seseorang sudah dianggap dewasa karena sudah cukup berkembang baik secara fisik, perilaku, dan mental. Sehingga, mampu untuk fokus mengambil keputusan yang tepat dan mampu melakukan berbagai tindakan antisipatif yang diperlukan,” ucap Marcell saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/2/2021).

Jangan biarkan anak yang belum cukup dari segi usia, dibiarkan membawa kendaraan.Ghulam Muhammad Nayazri Jangan biarkan anak yang belum cukup dari segi usia, dibiarkan membawa kendaraan.

Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa salah satu persyaratan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) minimal 17 tahun.

Dengan tidak adanya SIM, tentunya bocah belasan tahun itu bisa dikatakan tidak layak untuk mengendarai kendaraan di jalan raya. Aturan ini sebagaimana diterangkan di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam Pasal 81 ayat (2) dijelaskan bahwa syarat usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan paling rendah sebagai berikut, usia 17 tahun untuk SIM A, C, dan D.

Sedangkan untuk SIM BI minimal berusia 20 tahun, kemudian usia 21 untuk SIM BII.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.