Mana yang Lebih Baik, Beli Mobil Bekas Banjir atau Bekas Tabrakan?

Kompas.com - 23/02/2021, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana banjir yang terjadi Sabtu (20/2/2021) lalu membuat beberapa mobil rusak akibat terendam genangan air. Mobil bekas banjir pun diprediksi akan mulai memadati pasar mobil bekas pekan depan.

Bagi konsumen yang ingin membeli mobil bekas dalam waktu dekat, disarankan untuk lebih teliti. Pasalnya, mobil bekas banjir biasanya sulit untuk dikembalikan keadannya seperti semula.

Baca juga: Usai Banjir, 4 SPBU Pertamina Tutup Sementara

Andri, pemilik usaha jual beli mobil bekas Jordy Mobil di MGK Kemayoran mengatakan, kerusakan mobil bekas banjir cenderung tidak terlihat kasat mata, tidak seperti mobil bekas tabrakan.

“Apalagi jika konsumen mencari mobil bekas dengan harga murah, pasti dapatnya bekas banjir,” ujar Andi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/2/2021).

Mobil terendam banjir di Komplek Perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Jumat (4/12/2020).Tribun Medan/Victory Hutauruk Mobil terendam banjir di Komplek Perumahan De Flamboyan, Kecamatan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan, Jumat (4/12/2020).

Menurutnya, mobil yang sudah terendam banjir, sudah pasti tidak 100 persen kembali seperti sedia kala. Sebab, permasalahan mobil bekas banjir bisa sampai bagian mesin dan elektrikal. Berbeda dengan mobil bekas tabrak yang rata-rata kerusakan yang terjadi adalah pada bagian eksterior.

“Sehingga dalam perbaikan kembali (setelah beli), akan lebih sering masuk bengkel mobil bekas banjir. Karena komponen-komponennya tinggal menunggu waktu untuk diganti. Contohnya dinamo ampere, kompresor AC, V-belt, belum lagi klaher roda, pasti semakin lama bunyinya akan semakin terasa,” kata Andri.

Baca juga: Miliader di Tuban yang Borong Mobil Banyak yang Belum Punya SIM, Ini Sanksinya

Oleh sebab itu, Andri mengimbau konsumen agar berhati-hati dalam membeli mobil bekas, khususnya dalam waktu dekat ini. Calon konsumen harus lebih teliti dan jangan tergiur dengan harga yang lebih murah.

“Paling tidak lihat dibawah jok, ada karat tidak. Lihat juga bagian kisi-kisi AC, biasanya kalau bekas terendam akan ada bekas lumpur dan masih tercium bau lumut,” tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.