Biaya Perbaiki Mobil Transmisi Matik yang Terendam Banjir Lebih Mahal?

Kompas.com - 20/02/2021, 12:42 WIB
Sejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOSejumlah mobil terendam banjir akibat hujan yang mengguyur di wilayah Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan kedepan, hujan disertai petir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat hujan deras semalaman, sebagian wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya mengalami banjir. Hujan deras yang terjadi malam hari banyak kadang membuat pemilik mobil tak sadar akan bahaya banjir.

Keadaan ini membuat tak sedikit mobil yang terendam banjir. Untuk memperbaikinya, tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Apalagi, untuk mobil bertransmisi otomatis atau mobil matik.

Baca juga: Pengguna Kendaraan, Ini Ruas Jalan yang Terendam Banjir di Jakarta

Hermas Efendi, pemilik bengkel spesialis mobil matik Worner Matic, mengatakan, mobil manual perpindahan giginya dilakukan secara mekanis. Sedangkan pada mobil matik, perpindahannya dilakukan secara elektrik dengan dukungan modul kontrol atau TCM (Transmission Control Module).

Mobil terendam banjir di rumah anak Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Dimaz Raditya Soesatyo, di Kemang, Jakarta, Kamis (2/1/2020).Dokumen pribadi Bambang Soesatyo Mobil terendam banjir di rumah anak Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Dimaz Raditya Soesatyo, di Kemang, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

"Ada dua komponen pada transmisi matik yang tidak ditemukan di transmisi manual, yaitu kelistrikan matik dan TCM. Tentunya, pengecekan dan perbaikan dua komponen ini memiliki biaya tambahan," ujar Hermas, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kisaran biayanya, Hermas menambahkan, tergantung dari tipe mobil matiknya. Tapi, kisarannya bisa sampai belasan juta rupiah.

Baca juga: Pengemudi Jangan Nekat Terobos Banjir, Efeknya Mesin Mobil Bisa Jebol

"Untuk kisaran harga, berada di angka Rp 5 jutaan hingga Rp 15 jutaan. Sebab, ada perbedaan nilai investasi teknologi matik dan non matik dari aspek kelistrikan dan komputer," kata Hermas.

Sebaiknya, tetap waspada saat malam hari. Jika terjadi hujan deras dan mulai ada genangan air, jangan malas untuk pindahkan mobil ke tempat yang lebih tinggi atau lebih aman dari banjir.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.