[POPULER OTOMOTIF] Estimasi Harga SUV Murah Setelah Dapat Diskon dan Insentif | Berapa Unit Mobil Esemka yang Terjual?

Kompas.com - 16/02/2021, 06:02 WIB
Ilustrasi Mitsubishi Xpander Cross DOK. MMKSIIlustrasi Mitsubishi Xpander Cross

JAKARTA, KOMPAS.com - Insentif PPnBM siap diberikan dalam tiga tahap yang masing-masing berdurasi selama tiga bulan, mulai Maret-November 2021.

Pada tahap pertama, insentif akan diberikan 100 persen dari tarif semestinya. Sementara itu, pada tahap kedua insentifnya 50 persen dan tahap ketiga sebesar 25 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif diberikan kepada mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak 4x2, termasuk sedan, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

Selain soal estimasi harga mobil baru saat PPnBM 0 persen, ada juga artikel menarik soal berapa banyak mobil Esemka yang sudah terjual.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima artikel terpopuler di kanal Kompas Otomotif pada hari Senin, 15 Februari 2021:

1. Ini Estimasi Harga SUV Murah Setelah Dapat Diskon dan Insentif Pajak 0 Persen

Ilustrasi Suzuki XL7DOK. SUZUKI Ilustrasi Suzuki XL7

Insentif PPnBM siap diberikan dalam tiga tahap yang masing-masing berdurasi selama tiga bulan, mulai Maret-November 2021.

Pada tahap pertama, insentif akan diberikan 100 persen dari tarif semestinya. Sementara itu, pada tahap kedua insentifnya 50 persen dan tahap ketiga sebesar 25 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, insentif diberikan kepada mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak 4x2, termasuk sedan, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

Baca juga: Ini Estimasi Harga SUV Murah Setelah Dapat Diskon dan Insentif Pajak 0 Persen

2. Diproduksi sejak 2019, Berapa Unit Mobil Esemka yang Terjual?

Showroom Esemka di BoyolaliESEMKA/PT SOLO MANUFAKTUR KREASI Showroom Esemka di Boyolali

Mobil Esemka kembali menarik perhatian masyarakat setelah banyak yang meminati kendaraan roda empat bikinan PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka).

Pabrik sekaligus diler yang berlokasi di Dusun II, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah ( Jateng), ini sudah melakukan produksi massal sejak September 2019.

Selama ini produksi yang dilakukan di pabrik yang memiliki luas 12.500 meter persegi itu masih terbatas untuk tipe Bima 1.2 dan juga Bima 1.3.

Meski hanya terbatas untuk dua tipe tersebut, ternyata kendaraan roda empat untuk segmen niaga tersebut mendapatkan respons yang cukup bagus oleh masyarakat.

Baca juga: Diproduksi sejak 2019, Berapa Unit Mobil Esemka yang Terjual?

3. Estimasi Harga Honda Jazz dkk Setelah PPnBM 0 Persen dan Diskon

Honda Jazz di GIIAS 2018KOMPAS.com / Aditya Maulana Honda Jazz di GIIAS 2018

Insentif PPnBM yang diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mencakup mobil-mobil di segmen hatchback dan sedan.

Namun yang harus diperhatikan, insentif diberikan kepada mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 cc, berpenggerak 4x2, termasuk sedan, dengan kandungan lokal mencapai 70 persen.

Rencananya pada tahap pertama, insentif akan diberikan 100 persen dari tarif semestinya. Sementara pada tahap kedua insentifnya 50 persen, dan tahap ketiga sebesar 25 persen.

Baca juga: Estimasi Harga Honda Jazz dkk Setelah PPnBM 0 Persen dan Diskon

4. Estimasi Harga Hatchback Setelah Dapat Insentif Pajak 0 Persen, Baleno Tetap Mahal

Suzuki Baleno Hatchback FaceliftKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Suzuki Baleno Hatchback Facelift

Pemerintah memberikan insentif terhadap industri otomotif dalam negeri sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah pandemi virus corona alias Covid-19.

Relaksasi tersebut berbentuk keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang berlaku secara bertahap mulai 1 Maret 2021.

Tentunya langkah ini diharapkan mampu merangsang daya beli masyarakat sehingga produksi manufaktur otomotif bisa mencapai 81.752 unit secara bertahap atau senilai Rp 1,4 triliun sebagai pemasukan negara.

Baca juga: Estimasi Harga Hatchback Setelah Dapat Insentif Pajak 0 Persen, Baleno Tetap Mahal

5. Dapat PPnBM 0 Persen dan Diskon, Harga Low MPV Bisa Semurah LCGC

New Avanza dan New Veloz yang baru saja di Launching di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) langsung laris terjual. Pasalnya dihari pertama dikenalkan, sedikit 50 unit mobil terjual. Perkenalan yang dilakukan Agung Toyota sebagai Authorized dealer Toyota di Kepri, PT Toyota-Astra Motor (TAM) membuktikan New Avanza dan New Veloz memilki inovasi yang luar biasa, sebab saat ini penampilan kedua mobil tersebut semakin mewah dan stylish.KOMPAS.com/ HADI MAULANA New Avanza dan New Veloz yang baru saja di Launching di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) langsung laris terjual. Pasalnya dihari pertama dikenalkan, sedikit 50 unit mobil terjual. Perkenalan yang dilakukan Agung Toyota sebagai Authorized dealer Toyota di Kepri, PT Toyota-Astra Motor (TAM) membuktikan New Avanza dan New Veloz memilki inovasi yang luar biasa, sebab saat ini penampilan kedua mobil tersebut semakin mewah dan stylish.

Insentif PPnBM untuk pembelian mobil baru telah diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada Kamis (11/2/2021).

Dalam keterangan resminya disebutkan bahwa insentif PPnBM diberikan kepada mobil dengan kriteria tertentu.

Airlangga mengatakan, relaksasi akan diberikan kepada mobil penumpang 4x2, termasuk sedan dengan kubikasi mesin kurang dari 1.500 cc, dengan kandungan lokal 70 persen.

Baca juga: Dapat PPnBM 0 Persen dan Diskon, Harga Low MPV Bisa Semurah LCGC

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.