Efek Pandemi, Sirkuit Silverstone Ikut Terancam Batal Gelar MotoGP

Kompas.com - 11/02/2021, 08:42 WIB
Genangan air di trek Silverstone, Inggris 2018. MOTORSPORT.comGenangan air di trek Silverstone, Inggris 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak sirkuit MotoGP yang batal jadi penyelenggara tahu ini karena efek pandemi. Selain Argentina, Texas, Buriram, dan Brno, kini giliran Sirkuit Silverstone di Inggris juga diragukan bisa menggelar MotoGP.

MotoGP yang dijadwalkan akan digelar pada 29 Agustus 2021 di Sirkuit Silverstone mulai dipertanyakan. Hal ini seiring dengan pemerintah Inggris memperketat kembali regulasi perjalanan karena pandemi.

Baca juga: Rossi Mengaku Tidak Terobsesi Lagi Jadi Juara Dunia MotoGP

Dikutip dari Speedweek.com, Rabu (10/2/2021), setiap orang yang masuk ke Inggris tidak hanya harus menunjukkan bukti negatif Covid-19. Setiap orang juga akan dites dua kali selama 10 hari karantina.

Para pebalap MotoGP (kanan-kiri), Cal Crutchlow (LCR Honda), Marc Marquez (Repsol Honda), Valentino Rossi (Movistar Yamaha), dan Andrea Iannone (Ducati), bersaing saat balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (4/9/2016). MOTOGP.COM Para pebalap MotoGP (kanan-kiri), Cal Crutchlow (LCR Honda), Marc Marquez (Repsol Honda), Valentino Rossi (Movistar Yamaha), dan Andrea Iannone (Ducati), bersaing saat balapan GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (4/9/2016).

Tes harus dilakukan di hari kedua dan hari kedelapan selama masa karantina. Setiap orang juga harus mengeluarkan biaya sendiri alias tidak ditanggung pemerintah Inggris.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini disebabkan juga karena varian terbaru dari virus corona, B.1.1.7, yang mulai menyebar. Disebutkan bahwa varian terbaru ini lebih mudah menular dan lebih berbahaya.

Baca juga: Bos Ducati Percaya Jack Miller Bisa Rebut Juara Dunia MotoGP 2021

Dengan adanya Brexit, tiap truk logistik milik tim dan Dorna Sports, harus melampirkan dokumen perjalanan ke pihak bea cukai alias Carnet.

Pihak Sirkuit Silverstone sendiri menyanggupi untuk menggelar MotoGP secara tertutup, hanya boleh 1.300 personel yang bertugas, sesuai dengan kesepakatan. Masalahnya, kebijakan baru Kementerian Kesehatan tersebut yang dapat mempersulit MotoGP untuk digelar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X