Musim Hujan Banyak Jalan Berlubang, Waspada Ambles Tiba-tiba

Kompas.com - 10/02/2021, 16:41 WIB
Sementara untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan sebagai langkah penanganan keempat.
Kementerian PUPRSementara untuk penanganan permanen lebih lanjut, lokasi jalan yang longsor akan ditutup selama 1,5 bulan sebagai langkah penanganan keempat.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Akibat curah hujan yang tinggi di wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir, ruas Tol Cipali mengalami ambles dan tidak bisa dilewati kendaraan.

Pengelola jalan tol dan petugas kepolisian pun menerapkan contraflow mulai Selasa (9/2/2021). Diperkirakan contraflow akan berlangsung selama beberapa hari sampai lajur darurat di median jalan selesai dibangun.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, saat musim hujan jalan ambles bisa terjadi di mana saja.

Baca juga: Kasus Bus Senggol Truk di Tol, Ingat Jalan Raya Milik Bersama

Jalan Raya Perancis di perbatasan Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, rusak, Sabtu (7/3/2020)Dok. Humas Pemkot Tangerang Jalan Raya Perancis di perbatasan Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, rusak, Sabtu (7/3/2020)

Menurutnya, pengemudi wajib mewaspadai jalan berlubang yang semakin membesar. Kondisi ini tentu bisa berpotensi ambles sewaktu-waktu.

Meski begitu, perlu digarisbawahi bahwa musibah jalan ambles termasuk juga dalam faktor bencana alam yang tidak bisa diketahui kapan terjadi.

Apabila kejadian ini menimpa Anda saat berkendara di jalan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meninimalisir risiko yang mungkin terjadi.

Baca juga: PPKM Mikro Berlaku, Ini Syarat ke Luar Kota Naik Mobil Pribadi

Ilustrasi berkendara saat hujan.Larmoyeux & Bone Ilustrasi berkendara saat hujan.

“Pengemudi harus duduk sempurna untuk dapat fokus dengan kondisi sekeliling, karena dengan posisi duduk yang sempurna, pengemudi yang melewati jalan berlubang diharapkan tetap fokus dan jangan panik, selalu cek sekeliling melalui kaca spion,” ujar Sony, kepada Kompas.com (9/2/2021).

“Lihat apa ada yang tidak normal dengan kendaraan dan sekitarnya, karena permukaan jalan yang amblas biasanya proses terjadinya secara perlahan-lahan,” katanya.

Kalau pengemudi sudah merasa keanehan dengan kondisi jalan, Sony mengatakan sebaiknya pengemudi maupun penumpang harus segera mengambil keputusan.

Baca juga: Ulasan Lengkap Tes Honda PCX 160, Beda Jauh dengan PCX 150?

Kondisi jalan rusak di ruas jalan sekitar Monumen Juang Kota Pekalongan Jawa Tengah.Kompas.com/Ari Himawan Kondisi jalan rusak di ruas jalan sekitar Monumen Juang Kota Pekalongan Jawa Tengah.

“Ada waktu sekitar lima sampai 10 detik untuk evakuasi dengan cara menyelamatkan penumpang terlebih dahulu (melepas sabuk pengaman), dan segera minta mereka keluar menjauh dari kendaraan dan mencari tempat yang aman (area yang luas, terbuka dan rata),” ucap Sony.

Ia juga mengatakan, kejadian jalan ambles mungkin hanya berlangsung sesaat. Oleh sebab itu, pengemudi dituntut untuk selalu waspada.

“Tips paling utama adalah jangan panik, selalu waspada dan segera merespon jika tiba-tiba sesuatu yang tidak diinginkan terjadi," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X