Sahabat Rossi Buka Suara Soal Rencana Karier The Doctor

Kompas.com - 08/02/2021, 11:42 WIB
Valentino Rossi dan Alessio Salucci Foto: GP-Fever.deValentino Rossi dan Alessio Salucci

R
TAVULLIA, KOMPAS.com - Setiap musim baru selalu ada pertanyaan apakah ini menjadi tahun terakhir Valentino Rossi balapan di kelas utama MotoGP.

Pada musim 2021, Rossi resmi berseragam Petronas Yamaha SRT. Turun kelas dari tim pabrikan ke tim satelit, meski Rossi tetap mendapat motor spek pabrikan.

Spekulasi muncul bahwa 2021 merupakan musim terakhirnya balapan. Apalagi, saat ini kontrak Rossi di Petronas hanya setahun, yang artinya akan berakhir pada 2022.

Prediksi yang ramai diyakini ialah pada 2022 The Doctor akan fokus membangun tim VR46 yang akan naik kelas dan berlaga penuh di MotoGP.

Baca juga: Galang Hendra Jelajahi Jogya Pakai Aerox Baru

Luca MariniFoto: Twitter Luca Marini

Terlebih lagi, peta jalan sebetulnya sudah dibuat. Pada MotoGP 2021, sang adik Luca Marini membalap di Esponsorama Racing, tetapi dengan livery VR46 plus sponsor Sky.

Adapun Avintia atau Esponsorama disebut akan mundur pada 2022. VR46 kemudian akan mengambil alih, dan jika Rossi pensiun, dia akan jadi pemimpin.

Alessio Salucci, sahabat sekaligus orang kepercayaan Rossi, mengatakan, semua itu masih spekulasi. Namun, dia tidak menampik bahwa hal itu bisa saja terjadi.

"Orang-orang kami telah berkembang lebih cepat dari yang diharapkan. Jadi waktunya telah tiba untuk memikirkan tim MotoGP," kata Alessio, mengutip Motorsport-Total.com, Minggu (8/2/2021).

Baca juga: Begini Sensasi Performa Kijang Innova di Jalur Perkotaan

Ritual Valentino Rossi. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)JEAN-FRANCOIS MONIER Ritual Valentino Rossi. (Photo by JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Meski demikian, Uccio, panggilannya, mengatakan bahwa hal itu masih panjang. Banyak pertimbangan, mulai dari masalah finansial hingga motor yang akan digunakan.

Selama setahun terakhir, Rossi berulang kali menekankan bahwa VR46 masih optimal balapan di kelas kecil, yaitu Moto2 dan Moto3.

"Namun, jalan masih panjang. Ini juga merupakan langkah penting dari sudut pandang ekonomi. Kami menghadapi bulan-bulan yang menentukan," katanya.

"Kami tidak tahu motor mana yang bisa kami gunakan di MotoGP, tetapi kami tahu bahwa kami memiliki Yamaha di hati kita," kata Uccio.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X