5 Penyakit yang Dihadapi Pengemudi dan Berujung Kecelakaan

Kompas.com - 04/02/2021, 19:31 WIB
Ilustrasi berkendara saat ngantuk dan lelah huffingtonpost.comIlustrasi berkendara saat ngantuk dan lelah

JAKARTA, KOMPAS.comMengemudi di jalan raya merupakan kegiatan yang sebenarnya berbahaya. Mengingat kecelakaan di jalan raya yang melibatkan kendaraan bermotor kerap berakhir korban meninggal atau luka berat.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan, setidaknya ada lima penyakit atau kendala yang dialami seorang pengemudi dan selalu diabaikan.

“Pertama ada kantuk, kondisi di mana pengemudi kurang tidur dan biasanya selalu mengandalkan kekuatan fisiknya,” ucap Sony kepada Kompas.com, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Lirik Honda CB190SS, Lawan Sepadan Yamaha XSR 155

Ilustrasi berkendara sambil mengoperasikan ponsel.Caradvice.com.au. Ilustrasi berkendara sambil mengoperasikan ponsel.

Kedua, mengemudi tidak fokus. Pengemudi selalu menyepelekan proses mengemudinya, sehingga sering hilang kesadaran.

Ketiga ada hilang kontrol yang disebabkan gagalnya mengantisipasi akibat salah dalam operasional kendaraan.

“Keempat, fatigue atau kelelahan yang disebabkan terlalu banyak aktivitas fisik sebelum mengemudi. Selain itu juga kurang refresh selama perjalanan yang berakibat stagnan saja,” kata Sony.

Baca juga: Hyundai Kona Electric Facelift Bisa Dipesan, Harga Naik Rp 20 Jutaan

Terakhir yaitu kebiasaan multitasking, pengemudi melakukan hal lain sambil mengemudi dengan berpikir bisa menghemat waktu. Misalnya main HP sambil mengemudi, bernyanyi, bahkan baca navigasi.

Sony mengatakan, mereka rata-rata mengabaikan karena merasa menyetir itu bukan mengemudi. Lalu menganggap bahayanya kecil sehingga diremehkan. Dengan begitu jadi tidak waspada sehingga bisa terlibat kecelakaan di jalan raya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X