Impor Mobil CBU ke Indonesia Turun 53 Persen pada 2020

Kompas.com - 25/01/2021, 07:02 WIB
Suasana booth Toyota di IIMS 2017. TAMSuasana booth Toyota di IIMS 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) telah merilis kinerja otomotif selama 2020. Terlihat jika pandemi Covid-19 telah mempengaruhi beragam capaian, termasuk dari sisi ekspor dan impor mobil pada sepanjang tahun lalu.

Gaikindo mencatat, ekspor mobil CBU (Completely Built Up) pada Januari-Desember 2020 mencapai 232.175 unit, atau turun 30,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 332.004 unit.

Sementara impor mobil CBU pada Januari-Desember tahun lalu sebanyak 34.353 unit, atau turun 53,5 persen dibandingkan capaian periode yang sama tahun 2019 yang meraih 73.879 unit.

Baca juga: Polisi Dilarang Melakukan Penilangan, Efektifkah Tilang Elektronik?

Impor mobil dari Jepang tertunda masuk ke Selandia Baru.CARSCOOPS.com Impor mobil dari Jepang tertunda masuk ke Selandia Baru.

Berdasarkan data asosiasi, pada tiga bulan pertama tahun lalu capaian impor mobil masih terbilang positif. Bahkan jumlah impor mobil paling banyak terjadi pada Maret 2020 yang meraih 5.310 unit.

Namun mulai April 2020, kinerja impor menurun hingga 2.791 unit. Angka ini terus anjlok hingga paling dalam menyentuh 1.381 unit pada Agustus 2020.

Dari sekitar 29 merek yang mengimpor mobil pada 2020, Toyota jadi importir terbanyak dengan jumlah impor CBU sebanyak 15.811 unit.

Baca juga: Honda CR-V Kuasai SUV Medium di 2020, Wuling Almaz Terlaris Kedua

Johanes Handoko Director of PT Automobil Jaya Abadi Dealer Principle Mazda Jateng-DIY (kiri) dan Area Manager PT Eurokars Motor Indonesia, Daniel Yusuf (kanan) saat peluncuran Mazda CX-30 di The Park Mall Solobaru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (20/2/2020).
Ari Purnomo Johanes Handoko Director of PT Automobil Jaya Abadi Dealer Principle Mazda Jateng-DIY (kiri) dan Area Manager PT Eurokars Motor Indonesia, Daniel Yusuf (kanan) saat peluncuran Mazda CX-30 di The Park Mall Solobaru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (20/2/2020).

Kemudian diikuti Suzuki yang mendapat 5.092 unit, kemudian Mitsubishi Motors dengan angka 2.843 unit, Mazda sebanyak 4.884 unit, dan Honda 2.846 unit

Dari seluruh jenama yang mencapai 29 merek dalam daftar Gaikindo, hampir semuanya mengalami penurunan pada tahun lalu.

Namun ada beberapa merek yang justru mengalami raihan positif pada 2020, merek-merek ini di antaranya KIA, Morris Garage, Hyundai-HMID, Renault, BMW, dan Peugeot.

Baca juga: Modal Rp 1 Jutaan Bisa Coating Mobil Bekas Layaknya Mobil Mewah

Booth BMW Group di IIMS 2018dok.BMW Booth BMW Group di IIMS 2018

Berikut ini daftar impor mobil CBU pada sepanjang 2020:

1. Toyota, 15.811 unit (-32,9%)
2. Suzuki, 5.092 unit (-62,1%)
3. Mitsubishi Motors, 2.843 unit (-84,2%
4. Mazda, 4.884 unit (-45,5%)
5. Honda, 2.486 unit (-18,9%)
6. Lexus, 973 unit (-31,4%)
7. KIA, 807 unit (0,0%)
8. Daihatsu, 390 unit (-78,3%)
9. Mini, 384 unit (-7,7%)
10. Morris Garage, 377 unit (0,0%)
11. Isuzu, 362 unit (-63,7%)
12. Renault, 350 unit (+40,0%)
13. BMW, 252 unit (+78,7%)
14. Hyundai-HMID, 248 unit (0,0%)
15. Hyundai-HIM, 247 unit (-71,2%)
16. Peugeot, 240 unit (+76,5%)
17. Tata, 213 unit (-73,3%)
18. Mercedes-Benz CV, 190 unit (-86,0%)
19. FAW, 141 unit (-65,3%)
20. Volkswagen, 79 unit (-72,8%)
21. Hino, 76 unit (+94,9%)
22. Chevrolet, 54 unit (-95,7%)
23. Audi, 41 unit (+13,9%)
24. UD Truck, 27 unit (-88,1%)
25. Man Truck, 10 unit (-66,7%)
26. Mercedes-Benz PC, 0 unit (-100,0%)
27. Mitsubishi Fuso, 0 unit (-100,0%)
28. Scania, 0 unit (-100,0%)
29. Hongyan, 0 unit (0,0%)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X