kolom

Mobil Listrik di Indonesia: Kemarin, Kini dan Esok

Kompas.com - 24/01/2021, 18:43 WIB
Ilustrasi tempat pengecasan mobil listrik. PIXABAY.comIlustrasi tempat pengecasan mobil listrik.

Sayangnya, kelahiran Esemka yang tidak diiringi dengan kepemilikkan dan pengembangan teknologi secara mandiri, belum mampu menjawab harapan untuk hadir menjadi lokomotif teknologi mobil menuju Indonesia maju.

Setelah tertinggal momentum kepemilikan teknologi mobil listrik, kini negara melalui pemerintah menguras pikiran untuk serius membangun industri baterai, salah satu komponen penting mobil listrik selain motor listrik.

Alasan terpilihnya industri baterai adalah karena Indonesia diititpkan oleh Tuhan cadangan bijih nikel yang besar.

Teknologi baterai yang diproduksi di Indonesia ini akan berasal dan dikerjakan oleh perusahaan asal Korea Selatan yaitu LG untuk jenis Lithium Nikel Mangan Kobalt (NMC).

Selain jenis ini, ada pula jenis Lithium Kobalt Oksida (LCO), Lithium Nikel Kobalt Aluminium (NCA), dan Lithium Besi Fosfat (LFP) yang dapat digunakan untuk mobil listrik.

Dari penjelasan ini, jelas bahwa tidak semua baterai lithium menggunakan nikel, melainkan kobalt dan lithium itu sendiri.

Teknologi baterai telah dan akan terus berkembang menggunakan unsur baru yang lebih murah sehingga harganya dapat terus lebih murah di masa depan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga memiliki pabrik baterai bukanlah tujuan utama bangsa kita, melainkan kepemilikan atas industri mobil listrik itu sendiri yang dapat ikut menjadi tulang punggung pengembangan teknologi baterai di masa mendatang, seperti Tesla.

Mobil listrik secara teknis adalah bentuk elektrifikasi transportasi. Dengan demikian, mobil listrik akan berkaitan langsung dengan sumber, pembangkit, penyaluran dan harga listrik itu sendiri.

Jika menggunakan listrik bersubsidi, maka secara tidak langsung pemilik mobil listrik akan menikmati subsidi listrik yang mungkin bukan ditujukan untuk pemilik mobil listrik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X