PPKM Jawa Bali Diperpanjang, Operasional Bus Transjakarta Dibatasi

Kompas.com - 22/01/2021, 11:42 WIB
Warga menggunakan masker saat menumpangi bus transjakarta di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat menumpangi bus transjakarta di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah moda transportasi di Ibu Kota mendapat penyesuaian jam operasional. Hal ini sejalan dengan keputusan Pemerintah memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) di wilayah Jawa-Bali mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Salah satunya PT Transportasi Jakarta ( Transjakarta) yang melakukan pembatasan jam operasional mulai Senin (11/1/2021), dari pukul 05.00-20.00 WIB.

Baca juga: Bantu Perbaiki Mushala, Anggota MACI Gresik Rela Lelang Motor Antik

Prasetia Budi, Direktur Operasional Transjakarta mengatakan, pihaknya juga memberlakukan penyesuaian kapasitas penumpang menjadi hanya 50 persen.

Bus gandeng hanya diperbolehkan membawa maksimal 60 orang penumpang, bus sedang 30 penumpang, bus kecil 15 penumpang, dan angkutan mikro 5 penumpang,” ujar Prasetia, dalam keterangan tertulis (10/1/2021).

Deretan bus transjakarta yang baru saat upacara peresmian oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Sebanyak 20 unit bus gandeng baru merek Scania segera dioperasikan PT Transportasi Jakarta pertengahan Juli mendatang. Selanjutnya, 31 unit lainnya akan menyusul pada akhir Desember 2015. Kemarin, juga diluncurkan 1 unit bus tingkat wisata baru hasil kerja sama dengan Coca Cola Indonesia serta layanan call centre Transjakarta 1500-102.KOMPAS/PRIYOMBODO Deretan bus transjakarta yang baru saat upacara peresmian oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (22/6). Sebanyak 20 unit bus gandeng baru merek Scania segera dioperasikan PT Transportasi Jakarta pertengahan Juli mendatang. Selanjutnya, 31 unit lainnya akan menyusul pada akhir Desember 2015. Kemarin, juga diluncurkan 1 unit bus tingkat wisata baru hasil kerja sama dengan Coca Cola Indonesia serta layanan call centre Transjakarta 1500-102.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada pelanggan Transjakarta untuk berada di rumah saja apabila tidak ada keperluan mendesak.

Tapi jika terpaksa meninggalkan rumah, Prasetia mengingatkan untuk selalu menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca juga: Peta Kekuatan Line-up Honda di Mata Pebalap Test

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, seluruh layanan transportasi umum di wilayah Ibu Kota mendapat penyesuaian jam operasional dan jumlah penumpang.

“Jam operasional angkutan umum reguler 05.00-20.00 WIB. Kapasitas angkutan maksimal 50 persen dari kapasitas,” ucap Syafrin, saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Secara garis besar, pembatasan itu mengatur sejumlah kegiatan, antara lain perkantoran, operasional pusat perbelanjaan, hingga transportasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X