Mengenal Sistem Transmisi CVT, Ini Kelebihan serta Kekurangan CVT

Kompas.com - 21/01/2021, 14:41 WIB
Ilustrasi Transmisi CVT. Autoblog.comIlustrasi Transmisi CVT.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewasa ini kendaraan bermotor yang di pasar Indonesia telah tersemat berbagai teknologi canggih dalam upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara sehari-hari.

Satu diantaranya ialah melalui penggunaan transmisi yang lebih modern dan sederhana, yakni berjenis CVT (Continuously Variable Transmission). Sehingga pengoperasian suatu kendaraan menjadi tak terlalu sukar.

CVT sendiri merupakan suatu sistem pemindahan daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan antara drive pulley dengan driven pulley dengan prinsip gaya gesek.

Baca juga: Segini Kisaran Denda Tilang Elektronik untuk Pengemudi Motor

Ilustrasi mekanisme CVTwww.aamco.com Ilustrasi mekanisme CVT

Pengoperasiannya dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Tidak seperti kopling manual, CVT tak memerlukan girboks yang berisi serangkaian roda gigi sehingga tidak ada pengunci gigi untuk menentukan rasio gear yang dipakainya.

Fungsi dari CVT sendiri ialah untuk memudahkan pengguna kendaraan dalam mengatur kecepatan, karena pengendara tidak mengoperasikan transmisi dalam pengaturan kecepatannya.

Pada sistem atau teknologi ini, tenaga dari mesin bisa disalurkan dengan sempurna ke roda belakang dengan menyesuakan perubahan kecepatan dan torsi kendaraan dengan rasio tepat.

Maka, percepatan yang dihasilkan lebih konstan dan bebas entakan. Inilah kelebihan utama pada CVT sehingga dalam perjalanan cukup jauh penumpang bakal merasa lebih nyaman, di samping bisa menghemat bahan bakar.

Baca juga: Mengenal Sekilas Aerodinamika pada Mobil

Honda Brio Satya CVTKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Honda Brio Satya CVT

Namun, perpindahan gigi yang halus itu membuat mobil dengan CVT kerap mengalami penurunan RPM pada beberapa kondisi tertentu dan akselerasi kurang responsif.

Lalu, CVT juga lebih besar berkemungkinan untuk menimbulkan panas seiring dengan pemakaian harian, sebagaimana dikatakan Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor.

Panas yang timbul pada ruang CVT banyak disebabkan oleh adanya koefisien gesek pada bagian pulley, koefisien gesek pada kopling sentrifugal, dan akibat putaran mesin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X