Kecelakaan Eks Personel Trio Macan, Ini Bahaya Tidak Pakai Seat Belt

Kompas.com - 06/01/2021, 14:01 WIB
Seat belt belakang theaustralian.com.auSeat belt belakang

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan yang menewaskan eks personel Trio Macan, Yuselli Agus Stevy (Chacha Sherly), bisa dijadikan pelajaran bagi semua pengguna kendaraan untuk memahami pentingnya menggunakan sabuk pengaman atau seat belt.

Diduga bahwa Chacha tidak menggunakan seat belt secara benar, meski duduk di kursi penumpang. Sehingga Chacha terpental di dalam kabin sampai mengalami luka berat di kepala saat terjadi kecelakaan.

Baca juga: Belajar dari Kecelakaan yang Menewaskan Eks Personel Trio Macan

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, efek terpental ini disebut juga dengan "efek karambol".

Ilustrasi kecelakaan tanpa seat belt belakangtheaustralian.com.au Ilustrasi kecelakaan tanpa seat belt belakang

"Ketika terjadi pengereman atau tabrakan, orang yang tidak pakai seat belt akan bergerak dengan kecepatan semula mobil tersebut. Misalkan kecepatan mobil 60 kpj, maka orang yang tidak pakai seat belt juga akan terdorong ke depan dengan kecepatan 60 kpj," jelas Jusri, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jusri, saat penumpang di belakang terpental ke depan, bukan hanya dirinya saja yang akan terluka. Tapi, berpotensi juga mencederai penumpang lainnya yang ada di depan.

Baca juga: Pakai Seat Belt, Jangan Sampai Terlempar Bila Terjadi Kecelakan

Maka itu, setiap penumpang di baris mana pun wajib untuk menggunakan seat belt. Dalam beberapa kasus kecelakaan, penumpang baris kedua dan terakhir mengalami cedera yang lebih parah daripada baris pertama.

Salah satu penyebab utamanya adalah karena tidak memakai seat belt. Sabuk pengaman di kursi kedua memang biasanya jarang dipakai penumpang.

Penggunaan seat belt sendiri sudah tertuang diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Peraturan tersebut menerangkan tentang fungsi sabuk pengaman yang dapat membantu pengguna kendaraan untuk memperkecil risiko terjadinya luka akibat kecelakaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X