Belajar dari Kasus Hyundai vs Innova yang Tewaskan Pengendara Motor

Kompas.com - 27/12/2020, 13:11 WIB
Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Ragunan tepatnya di dekat Bank BNI 46, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 13.45 WIB. Dok. IstimewaKecelakaan terjadi di Jalan Raya Ragunan tepatnya di dekat Bank BNI 46, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 13.45 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini jagat maya diramaikan dengan kasus kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan tiga motor di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020).

Kecelakaan ini bermula dari adanya cekcok yang melibatkan dua pemilik mobil yakni Hyundai dan Toyota Innova.

Pemilik mobil Hyundai tidak terima ketika lajurnya dipotong oleh pengendara Toyota Innova saat ingin berbelok. Cekcok tersebut berujung aksi pemukulan yang dilakukan oleh pengemudi Toyota Innova kepada pemilik mobil Hyundai.

Baca juga: Tips Aman Berkendara Jarak Jauh di Malam Hari

Tidak sampai di situ, pengemudi mobil Hyundai yang tidak terima dipukul, menabrakan mobilnya ke Toyota Innova hingga mobil SUV itu hilang kendali dan menabrak pengendara motor. Akibat kejadian ini diketahui satu korban meninggal, satu luka berat dan satu luka ringan.

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, setiap langkah dalam berkendara pasti ada yang harus dipertanggung jawabkan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TMC Polda Metro Jaya (@tmcpoldametro)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Saat mengemudi mengemudi dengan emosi maka akan ada akibatnya, ditambah dengan skill yang terbatas akan menimbulkan korban yang bisa cedera atau hilang nyawa. Mereka tidak bisa milih-milih,” kata Sony saat dihubungi Kompas.com, Minggu (27/12/2020).

Menurut Sony, kecelakaan pada kasus tersebut memang tidak berdiri sendiri, ada sebab dan akibatnya.

“Pengemudi Hyundai yang secara tidak langsung menyebabkan kecelakaan pertama (pengemudi pemicu), pengemudi Toyota Innova yang tidak terampil (pengemudi penyebab), kemudian pengemudi motor sebagai korban (terlibat). Artinya, ketika mengemudi dengan fokus, waspada, dan penuh tanggung jawab, hal tersebut tidak akan terjadi,” kata Sony.

Baca juga: Benarkah Mengemudi Jarak Jauh di Malam Hari Lebih Berisiko?

Oleh sebab itu, Sony menyarankan sebaiknya selesaikan masalah yang ada di jalan raya ke pihak yang berwajib, jangan main hakim sendiri, agar semuanya terukur dan pas pada porsinya.

“Jangan berbuat kebodohan dengan membiarkan pengemudi dalam pengaruh emosi,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.