Tergerus Skutik, Ini 4 Motor Bebek yang Meluncur Sepanjang 2020

Kompas.com - 24/12/2020, 14:27 WIB
Warna baru Honda Revo X Attractive Red KOMPAS.com/GilangWarna baru Honda Revo X Attractive Red
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pamor sepeda motor bebek alias moped tidak sebesar dulu. Penjualan moped sudah kalah dari skutik yang kini menguasai pasar motor nasional.

Meski demikian geliat moped tetap dijaga oleh pabrikan. Buktinya sepanjang 2020, Viar, Honda dan Yamaha masih meluncurkan moped meski jumlahnya tidak banyak.

Baca juga: Bebek Moge, Honda Super Cub Dijejali Mesin 250 cc 4-silinder

Viar yang pertama meluncurkan moped pada 2020 yakni Viar Star NX pada 11 Maret 2020. Hadir tak lama setelah Presiden Jokowi mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia.

Yamaha Jupiter Z1 Yamaha Jupiter Z1

Sepanjang 2020, Astra Honda Motor (AHM), melansir 17 motor. Tapi dari jumlah itu hanya ada dua motor bebek, yaitu Honda Revo dan CT125

Revo yang meluncur hanya penyegaran, sedangkan CT125 benar-benar produk baru yang meluncur Agustus 2020. Sisanya Honda lebih memilih menghadirkan skutik dan motor sport.

Tak beda jauh dengan Honda, pesaingnya sesama merek Jepang yaitu Yamaha, meluncurkan 14 motor sepanjang 2020. Dari jumlah tersebut hanya satu motor bebek yang eksis.

Yamaha menyegarkan Jupiter Z1 dengan warna dan stripping baru pada Agustus 2020. Sisanya produk Yamaha yang meluncur 2020 didominasi oleh skutik dan motor sport.

Baca juga: Bebek Moge, Honda Super Cub Dijejali Mesin 250 cc 4-silinder

Motor bebek adventure Honda CT125 resmi meluncur di IndonesiaIstimewa Motor bebek adventure Honda CT125 resmi meluncur di Indonesia

Wajar jika produsen motor tidak lagi fokus di segmen motor bebek. Sebab melihat data, moped berada di urutan buncit. Motor yang paling banyak dicari ialah skutik dan motor sport.

Mengutip data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia ( AISI), selama sebelas bulan 2020 berjalan, penjualan motor pasar domestik mencapai 3.431.379 unit.

Jumlah itu turun 43,3 persen dari 2019 yang mencapai 6.065.314 unit. Penurunan disebabkan pandemi Covid-19. Pasar turun drastis pada April-Mei 2020 dan baru mulai membaik di akhir tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X