Pasar Mobil Bekas Diprediksi Melonjak Signifikan pada 2021

Kompas.com - 16/12/2020, 10:02 WIB
Ilustrasi mobil bekas. ReutersIlustrasi mobil bekas.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan mobil bekas diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan pada tahun depan seiring perubahan pola aktivitas masyarakat di tengah pandemi virus corona alias Covid-19.

Hendra Noor Saleh, pengamat otomotif sekaligus Presiden Direktur Dyandra Promosindo mengatakan setidaknya ada beberapa aspek yang mempengaruhi hal tersebut seperti kemajuan pemanfaatan media digital.

"Lalu faktor lainnya ialah, stimulus ekonomi, ketakutan menggunakan transportasi publik (berkaitan dengan protokol kesehatan), sampai hadirnya beragam program menarik," kata dia dalam suatu webinar, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Penjualan Mobil Bekas Mulai Meningkat

CARRO 5 year anniversaryDoc CARRO CARRO 5 year anniversary

Lebih lanjut, kenaikan permintaan mobil bekas itu juga didorong oleh tren penggunaan kendaraan pribadi untuk menjalankan usaha mulai dari menjual buah-buahan dan sayuran, sampai kopi serta makanan ringan

"Kalau sebelum pandemi, mereka usaha harus dijalankan dari bangunan fisik. Kini masyarakat Indonesia justru melakukan inovasi dan melihat mobil tak hanya bisa dijadikan alat transportasi tapi juga 'kendaraan' untuk memulai usaha," ujar Co-Founder Carro Aditya Lesmana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, memilih mobil bekas untuk memulai usaha jadi opsi tepat karena harganya sendiri sudah di bawah mobil baru. Sehingga, masyarakat bisa menikmati manfaat yang sama dengan mengeluarkan biaya lebih sedikit," tambah Kohen.

Baca juga: Gaikindo Pasang Target Penjualan 750.000 Unit pada 2021

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Apalagi, berdasarkan data penjualan mobil pada kuartal III/2020 sebanyak 80 persen transaksi berasal dari mobil bekas. Ini dikarenakan mobil bekas mampu berpindah tangan lebih dari satu kali dalam setahun.

"Menanggapi tren ini kami akan terus berinovasi dan menempatkan teknologi sebagai yang terdepan melalui peluncuran perangkat lock dan unlock jarak jauh untuk semua mobil dan menguji coba aplikasi yang revolusioner," papar Aditya.

"Meski berbisnis di tengah pandemi memang memiliki tantangannya tersendiri, kami percaya bahwa pada tahun 2021 penjualan mobil bekas akan kembali meningkat. Kini, sudah mulai jauh membaik dari awal pandemi," lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.