Pecco Bagnaia Peringatkan Pebalap Rookie, Moto2 Beda dengan MotoGP

Kompas.com - 14/12/2020, 15:41 WIB
Pecco Bagnaia Foto: Twitter/ Pecco BagnaiaPecco Bagnaia
|


PORTIMAO, KOMPAS.com - Musim depan Ducati akan punya tiga pebalap rookie yang baru naik kelas dari Moto2. Pertama Jorge Martin di Pramac, dan duet Enea Bastianini serta Luca Marini di Esponsorama.

Tim pabrikan Ducati Corse dan tim satelit Pramac Ducati akan memakai motor Desmosedici GP21. Sedangkan tim Esponsorama Racing memakai motor spek tahun sebelumnya.

Baca juga: Marc Marquez Sebut Quartararo Kalah Mental

Luca Marini saat peluncuran livery SKY Racing Team VR46 untuk MotoGP 2021Instagram @skyracingteamvr46 Luca Marini saat peluncuran livery SKY Racing Team VR46 untuk MotoGP 2021

Francesco Bagnaia yang pindah ke tim Ducati Corse, mengatakan, dengan total enam pebalap dan pembagian spesifikasi motor hal ini akan sangat bagus buat pemula yang baru naik ke MotoGP.

“Ini bagus untuk semua orang, terutama buat para pemula,” kata Bagnaia kepada Motorsport-Total.com, dikutip Senin (14/12/2020).

Banyak data yang bisa dipelajari oleh pebalap rookie dari pebalap yang lebih senior. Selain itu pebalap jebolan Moto2 saat ini lebih mudah beradaptasi dengan motor dan baru dari Michelin.

Baca juga: Quartararo Menolak Jadi Juara Dunia Tanpa Marquez di MotoGP

Pebalap Italia dari Italtrans Racing Team, Enea Bastianini berlaga di Moto 2 Czech Grand Prix di sirkuit Masaryk di Brno pada 9 Agustus 2020.AFP/JOE KLAMAR Pebalap Italia dari Italtrans Racing Team, Enea Bastianini berlaga di Moto 2 Czech Grand Prix di sirkuit Masaryk di Brno pada 9 Agustus 2020.

“Di awal musim saya adalah pebalap yang memiliki perasaan terbaik. Mungkin pebalap lain mengerti apa yang saya lakukan. Di Valencia saya melihat data Jack (Miller) untuk memahami apa yang dia lakukan,” katanya.

Salah satu data yang sangat berguna ialah data pengereman. Baik titik pengereman hingga cara pengeremannya. Sebab pengereman terutama roda depan di MotoGP sangat berbeda dengan di Moto2.

“Langkah pertama adalah fase pengereman, karena di Moto2 Anda melakukan pengereman dengan cara yang sama sekali berbeda. Dengan data dari semua pebalap Ducati Anda bisa melakukannya dengan baik,” kata Pecco.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X