Taksi Listrik Blue Bird Batal Ditambah karena Pandemi

Kompas.com - 13/12/2020, 09:02 WIB
Pengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Silverbird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Silverbird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejak diperkenalkan pada 2019, taksi listrik terus diminati hingga kini. PT Blue Bird Tbk yang menjadi pelopor penyedia taksi listrik di Tanah Air pun telah berencana menambah armadanya.

Untuk diketahui saat diperkenalkan pada April 2019, Blue Bird memiliki 30 unit taksi listrik. Jumlah ini rencananya bakal ditambah hingga 200 unit pada 2020.

Perusahaan bahkan sempat berencana untuk menghadirkan sekitar 2.000 unit armada taksi listrik sampai 2025 mendatang.

Baca juga: Mengenal Bus dengan Bodi Irizar yang Jarang Beredar di Indonesia

Taksi BlueBird.dok.Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Taksi BlueBird.

Meski begitu, pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia membuat Blue Bird batal menambah kendaraan ramah lingkungan itu ke jajaran armadanya.

Eko Yuliantoro, Direktur Independen Blue Bird, mengatakan, situasi pandemi membuat perusahaan batal merealisasikan rencana tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Memang perusahaan merencanakan ada penambahan pada tahun ini,” ujar Eko, dalam konferensi virtual (10/12/2020).

Baca juga: Modal Rp 100 Jutaan ke Balai Lelang, Bisa Menawar Xpander atau CX-9

Pengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Bluebird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengemudi melakukan pengisian daya listrik pada armada taksi E-Bluebird di Mampang, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Bluebird saat ini telah mengoperasikan armada taksi listriknya sebanyak 25 unit E-Bluebird dan 5 unit E-Silverbird. Pengoperasian ini merupakan upaya perusahaan untuk melakukan inovasi dengan merespons perkembangan teknologi kendaraan listrik sebagai armadanya.

“Namun tentu yang bagaimana diketahui situasi pandemi tidak memungkinkan merealisasikan rencana tersebut,” katanya.

Namun demikian, Eko berujar jika kondisi dan situasi sudah membaik, serta ketika kondisi perekonomian secara makro telah pulih, bukan tak mungkin rencana tersebut bisa terealisasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.