Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Unggahan Sikap Sopan Sales BMW Disebut Seperti Satpam BCA

Kompas.com - 25/02/2025, 13:01 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

6


JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini produsen mobil premium BMW menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Hal ini bermula usai salah satu pengguna sosial media bernama pat.leo membagikan pengalamannya saat berkunjung ke pameran otomotif IIMS 2025.

Dalam unggahan tersebut, ia mengamati pendekatan sales mobil dari berbagai merek dan mendapati bahwa sales dari merek premium justru lebih gigih dalam menawarkan produk kepada calon konsumen.

Baca juga: Jasa Marga Integrasikan WIM dengan ETLE untuk Keamanan Lalu Lintas

Sebaliknya, merek mobil dengan kisaran harga Rp 300 juta sampai Rp 700 juta justru lebih santai dan menjawab pertanyaan konsumen dengan ala kadarnya.

Pada unggahan itu, pat.leo juga menyematkan gambar logo BMW.

“Ke IIMS, banyak sales mobil yang nawarin. Tapi gue perhatiin, justru sales yang brand high end malah gigih kasih kartu nama & minta nomor hp. Entah kenapa, yang brand menengah range 300-700jt kok malah santai aja, kadang jawab aja cuma ala kadarnya, bikin orang ilfil, gimana mau minta beli? Gue rasa yang brand high end memang training & sudah jeli melihat peluang kalo semua orang bisa jadi potential buyer, ngga bisa dinilai hanya dari penampilan. Ini insight untuk profesi sales & marketing,” tulis unggahan tersebut.

Baca juga: Jurnalis Juwita Diduga Dibunuh Kekasihnya, Oknum TNI AL, Jelang Pernikahan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Trendingbuzz (@trendingbuzz.id)

Sontak unggahan itu pun langsung mendapat berbagai komentar dari sejumlah warganet hingga viral di media sosial.

Bahkan salah satu akun X bernama @selebtwitmobil mengatakan bahwa sikap sales BMW adalah satpam BCA versi mobil.

Pernah pas di Mall, cuma berhenti di depan mobilnya terus approach. Saya tolak “mas saya ga sanggup beli BMW”. Malah dibukain pintu, disuruh coba duduk di belakang setir. Pas keluar didoain “gapapa pak belum bisa beli BMW sekarang, saya doain nanti bisa beli”.” tulis akun @efenerr.

Baca juga: Dedi Mulyadi Semprot Eks Pegawai Hibisc yang Tagih Kompensasi: Kok Nggak Punya Empati?

Rill saya juga alami pas di Tunjungan Plaza lagi jalan sama istri, ada pameran mobil BMW dan sambil liat BMW Series 3 & hanya lewat sebelah booth-nya aja tapi tetap disamperin dan ditawari dan dapet brosur, kita jadi senang dianggap orang kaya & mampu beli meski penampilan saya biasa aja,” komentar akun @kididsetiawan.

Menanggapi hal ini, Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, dukungan, dan apresiasi dari pelanggan dan penggemar merek BMW di Indonesia.

“Mendapatkan apresiasi seperti ini membuat kami di BMW Indonesia terutama para trainer dan Business Consultant merasakan bahwa dedikasi kami selama bertahun-tahun untuk memperkuat brand image premium serta keramahan kepada para pelanggan sudah diakui oleh publik,” ucap Jodie, kepada Kompas.com, Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Celine Evangelista Bantah Jadi Istri Kelima Jaksa Agung dan Dinikahi Menteri Agama

Jodie menyebut bahwa setiap sales BMW akan dibekali dengan beberapa pelatihan di BMW Group Training Center, mulai dari training, pengetahuan terkait produk, hingga ilmu pendekatan emosional kepada calon konsumen.

“Di samping product knowledge, memang topik-topik penting lainnya yang diajari dari pelatihan di BMW meliputi aspek-aspek lain seperti emotional approach, attitude, serta professional relationship building dengan pelanggan,” kata Jodie.

Jodie melanjutkan, selain sales, seluruh pekerja BMW Indonesia serta jaringan diler resminya seperti teknisi hingga customer service, juga mendapatkan pelatihan di BMW Group Training Center.

Pelatihan serupa juga diberikan oleh merek mobil premium lainnya, yakni Mercedes-Benz.

Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Marketing Communication & PR, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, pihaknya terus melakukan pelatihan kepada sales, terkait pengetahuan produk, keterampilan dalam penjualan, pola pikir pelayanan, hingga penanganan dalam menghadapi keluhan.

Baca juga: PO ALS Rilis Bus Pakai Desain Bando Baru

“Secara berkala kami juga mengadakan mystery shopping untuk memonitor level of services dari para tenaga penjual kami dan segera melakukan improvement action sekiranya ada yang perlu diperbaiki,” kata Kariyanto.

“Konsistensi pelatihan juga sangat penting dimana setiap cabang memiliki learning koordinator yang secara rutin melakukan pelatihan,” lanjutnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

6
Komentar
saya juga pernah ngalamin duduk di bmw pas pameran, dan sekarang kebeli juga bmw akhirnya walau second hehe


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kapal Selam Wisata Tenggelam di Laut Merah, 6 Orang Tewas
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau