Mengenal Bus dengan Bodi Irizar yang Jarang Beredar di Indonesia

Kompas.com - 12/12/2020, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Bodi bus biasanya memiliki desainnya sendiri tergantung dari karoseri yang memproduksi. Namun, pada awal tahun 2000-an, ada satu bodi bus yang dibuat khusus oleh dua karoseri Indonesia, yaitu bodi Irizar.

Sesuai namanya, bodi Irizar ini sebenarnya mengambil inspirasi dari bodi bus buatan karoseri Irizar di Spanyol. Pada waktu itu, ada dua karoseri yang membuat bodi Irizar ini, Adiputro dan New Armada.

Untuk tampilan bodinya, bagian depan sangat bernuansa Eropa, memakai model single glass dan di atas atap ada ornamen seperti jambul yang memanjang sampai ke tengah. Lalu kaca samping sisi depan juga unik, sangat besar ukurannya.

Baca juga: SPBU Listrik Pertama Beroperasi di Fatmawati, Jakarta Selatan

Bus AKAP PO Nusa Indahfuat cepat selamat Bus AKAP PO Nusa Indah

Kemudian untuk membedakan yang mana buatan New Armada dan Adiputro, bisa dilihat dari bagian belakangnya. Karena untuk sisi depan dan samping, tidak begitu banyak perbedaan diantara dua model ini.

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, untuk yang pertama kali membuat bodi Irizar ini yaitu karoseri New Armada sekitar tahun 2002, kemudian baru diikuti oleh Adiputro dengan ubahan di bagian belakang bodinya.

“Dahulu yang pakai PO Tranas, ada beberapa AKAS juga. Sebelum Adiputro, ada yang buatan karoseri Mtrans Malaysia yang masuk CBU dengan bodi Irizar juga,” ucap Dimas kepada Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Setelah 16 Tahun, Akhirnya Alasan Rossi Pindah dari Honda ke Yamaha Dibuka

Bus AKAP PO Nusa Indahfuat cepat selamat Bus AKAP PO Nusa Indah

Untuk model Irizar buatan Adiputro, memakai bagian belakang New Travego New Marcopolo. Sedangkan punya New Armada, memakai lampu belakang model Scania Touring.

“Bodi Irizar kembali dibuat oleh New Armada, waktu itu untuk PO Nusa Indah,” kata Dimas.

Sedangkan untuk bodi Irizar buatan karoseri Adiputro digunakan oleh PO Nusantara dengan rute Bandung – Kudus. Dimas mengatakan, untuk bodi ini nampaknya hanya untuk pesanan khusus, karena tidak sembarangan PO bus yang memakainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.