Kualitas Tak Terjamin, Jangan Mau Pakai Helm Palsu

Kompas.com - 11/12/2020, 18:42 WIB
Promo Helm Full Face di IMOS 2018 KOMPAS.com / Aditya MaulanaPromo Helm Full Face di IMOS 2018
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena helm KW atau disebut kloningan dan helm palsu, semakin ramai di Indonesia. Padahal helm seperti itu justru dapat merugikan pengendara.

Ahmad M dari komunitas Belajar Helm mengatakan, helm KW punya banyak sebutan, tapi intinya tidak direkomendasikan. sebab tidak punya standar perlindungan yang jelas.

Grafis helm para pebalap Honda Foto: Istimewa Grafis helm para pebalap Honda

"Saat ini cukup banyak beredar helm KW dalam arti clone atau kloningan. Jadi bentuknya sama cuma struktur bahannya beda," katanya dalam diskusi 'Fake Helmet, Adu Gengsi Abaikan Safety' di IIMS Motobike Hybrid Show, belum lama ini.

Baca juga: Viral Helm Model Teko dan Tabung Gas, Legalkah?

Ahmad mengatakan, kalau produsen helm ternama, kualitasnya sudah teruji. Ada standarisasi dari badan lain mulai dari ECE, SNELL, DOT, dan bahkan SNI untuk Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau KW tidak ada standarisasinya, baik itu KW Super, atau KW lainnya. Kalau helm original ada," kata Ahmad.

Proses pengerjaan helm custom di bengkel Trooper di Kota Solo, Jawa Tengah. Untuk satu helm, perlu waktu pembuatan selama 2-3 minggu dan dijual dengan kisaran harga Rp 650.000- Rp 1,5 juta.KOMPAS.com/ ARISKA ANGGRAINI Proses pengerjaan helm custom di bengkel Trooper di Kota Solo, Jawa Tengah. Untuk satu helm, perlu waktu pembuatan selama 2-3 minggu dan dijual dengan kisaran harga Rp 650.000- Rp 1,5 juta.

Mexvico, anggota Belajar Helm yang lain mengatakan, tak sedikit konsumen membeli fake helmet untuk sekadar gaya. Padahal sayang, karena harga helm KW juga tidak murah.

"Fake brand (helm) dari merek tertentu itu harganya juga masih jutaan. Itu artinya kan memang buat gaya hidup," katanya.

Baca juga: Bagaimana Cara Membersihkan Batok Helm yang Benar?

Komunitas Belajar Helm Foto: Tangkapan layar IIMS Motobike Hybrid Show Komunitas Belajar Helm

Helm custom

Beda lagi dengan helm custom, saat ini banyak orang yang memodifikasi helmnya. Tujuannya banyak, agar lebih modern mengikuti zaman, atau berbeda dengan helm lain.

"Custom balik ke basik helmnya dul. Cicara custom banyak, ada yang di airbrush, dibentuk beda-beda rupa, tapi yang kita lihat paling awalnya ialah basiknya, helm apakah yang dicustom," kata Max.

"Kalau custom dari brand tertentu yang sudah teruji kelayakannya. Tapi kalau sudah custom dan merek helmnya dari antah berantah, mending tidak usah," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.