Indonesian Scooter Festival Dibubarkan Polisi, Panitia Minta Maaf

Kompas.com - 06/12/2020, 07:51 WIB
Deretan sepeda mirip Vespa buatan Yuliadi yang ikut meramaikan gelaran Indonesia Scooter Festival (ISF) 2018 di Yogyakarta pada 22-23 September. Instagram/adhisaleroDeretan sepeda mirip Vespa buatan Yuliadi yang ikut meramaikan gelaran Indonesia Scooter Festival (ISF) 2018 di Yogyakarta pada 22-23 September.
Penulis Ari Purnomo
|

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Even Indonesian Scooter Festival (ISF) #4 2020 yang digelar di Lippo Plaza Yogyakarta dibubarkan oleh pihak kepolisian, Sabtu (5/12/2020).

Gelaran bagi para scooterist atau pencinta motor vespa itu sedianya akan diadakan hingga Minggu (6/12/2020) dengan berbagai acara yang sudah dipersiapkan oleh panitia.

Pembubaran paksa ini diduga karena banyaknya peserta yang hadir dalam event tahunan tersebut hingga menimbulkan kerumunan massa yang cukup besar.

Selain itu, tidak sedikit peserta yang hadir dalam kegiatan itu juga mengabaikan protokol kesehatan, sehingga dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran virus Corona.

Baca juga: Ini 14 Provinsi yang Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Jelang Akhir 2020

Terkait pembubaran tersebut, panitia penyelenggara kegiatan ISF #4 2020 pun memberikan klarifikasi dan permohonan maaf.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INDONESIAN SCOOTER FESTIVAL (@indonesianscooterfest)

Dwi Yudha Danu, Ketua Panitia Penyelenggara ISF #4 2020, menyampaikan, bahwa gelaran kali ini tidak bisa dilanjutkan karena adanya force majeure yang terjadi di luar area even.

“Saya selaku panitia penyelenggara Event Indonesian Scooter Festival 2020, mohon maaf kepada semua peserta, tenan, sponsor dan pengunjung atas ketidaknyamanannya karena terjadi force majeure di luar area even,” kata Dwi melalui akun @indonesiascooterfest, Minggu (6/12/2020).

Dwi menambahkan, kondisi tersebut membuat gelaran ISF#4 2020 yang seharusnya digelar selama dua hari yakni hingga Minggu (6/12/2020) harus dihentikan dan tidak bisa dilanjutkan.

Baca juga: Ingat, Penghapusan Denda Bukan Berarti Bebas Pajak Kendaraan

“Sehingga, menyebabkan event ISF#4 2020 hari ini tidak dapat kami lanjutkan. Sekali lagi, mohon maaf karena hal ini di luar kendali kita dan di luar area even kita,” ujarnya.

Polisi membubarkan rombongan pengendara skuter yang berkerumun di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Sabtu (5/12/2020).KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Polisi membubarkan rombongan pengendara skuter yang berkerumun di Tugu Pal Putih, Yogyakarta, Sabtu (5/12/2020).

Selain itu, Dwi juga menyampaikan imbauan kepada para scooterist yang hendak menghadiri gelaran ISF#4 2020 dan sudah berada di Yogyakarta agar kembali ke daerah masing-masing.

“Dan bagi teman-teman (scooterist) yang menuju ke Yogyakarta agar kembali juga ke daerahnya masing-masing. Tetap safety riding dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” ucapnya.

Dwi juga berharap para scooterist bisa mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini dengan tidak berkerumun atau menimbulkan kerumunan massa.

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Harus ke Samsat, Begini Caranya

Sehingga, penyebaran virus Corona bisa ditekan dan tidak menjadikan gelaran tersebut menjadi klaster penyebaran Covid-19.

“Untuk teman-teman scooterist diharap bisa membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tidak berkerumun. Terimakasih atas partisipasi di event ISF#4 2020 ini,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X