Kendaraan Terbakar di SPBU, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kompas.com - 02/12/2020, 15:35 WIB
Ilustrasi operator SPBU Pertamina menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). PertaminaIlustrasi operator SPBU Pertamina menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Baru saja terjadi SPBU milik Pertamina terbakar di Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020). Beruntung kebakaran tersebut tidak sampai membesar dan berhasil ditangani petugas setempat.

Unit Manager Communication, Relationship & CSR PT Pertamina (Persero) Eko Kristiawan, mengatakan, kejadian tersebut sudah berhasil ditangani dan situasi berangsur kondusif.

Sebagai konsumen atau pengguna kendaraan kita wajib lebih waspada saat berada di lokasi SPBU. Pasalnya jika kendaraan kita terbakar belum tentu mendapat ganti rugi.

Baca juga: Mengenal Beragam Singkatan Nama dari PO Bus di Sumatera

Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).Dok.Polres Kediri Mobil terbakar di SPBU Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (1/10/2020).

Eko mengatakan, pihaknya tentu bakal mengganti kerugian konsumen apabila dinyatakan bersalah. Namun semua itu bergantung dari hasil investigasi.

“Tanggung jawab harus kasus per kasus, tidak bisa dibuat general, harus melihat kasusnya,” ucap Eko, kepada Kompas.com (2/12/2020).

“Kalau kemarin itu insiden, jadi saat ini kita masih tunggu investasi dari pihak berwenang,” katanya.

Baca juga: Benarkah Ban Mobil Harus Istirahat saat Menempuh Perjalanan Jauh?

Ilustrasi operator SPBU yang mendapat pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR)Pertamina Ilustrasi operator SPBU yang mendapat pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan (APAR)

Eko menambahkan, berkat kesigapan operator SPBU yang bahu-membahu memadamkan percikan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), kebakaran yang lebih parah bisa terhindarkan.

Menurutnya, pelatihan kepada operator yang dilakukan Pertamina jadi salah satu bentuk tanggung jawab dalam menanggulangi bencana kebakaran.

“Ketika ada api, mereka sudah tahu harus melakukan apa. Pemahaman ini yang kami berikan agar semua operator siap,” kata Eko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X