Jeblok di GP Eropa, Quartararo Mulai Pasrah Juara Dunia 2020 Melayang

Kompas.com - 09/11/2020, 13:41 WIB
Fabio Quartararo Foto: IstimewaFabio Quartararo
|

VALENCIA, KOMPAS.com - Fabio Quartararo tak bisa menyembunyikan kekecewaannya di GP Eropa, Valencia. Pebalap Petronas Yamaha SRT itu finis di posisi ke-14 dan makin jauh dari perebutan juara dunia.

Quartararo mengatakan perasaannya sudah tidak bagus sebelum balapan. Tim kemudian membuat beberapa penyesuaian, tapi sayangnya dia malah jatuh di awal lomba dan tercecer di posisi belakang.

Baca juga: Target MGPA Sirkuit Mandalika Kelar Juni 2021

"Sayangnya saya tidak dapat mengujinya karena saya langsung jatuh. Aleix Espargarò jatuh di depan saya, saya sangat dekat dan mengerem lebih keras dan akhirnya jatuh," katanya mengutip Tuttomotoriweb, Senin (9/11/2020).

Pembalap Italia Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (tengah), posisi pertama, pembalap Prancis Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo (kiri), kedua dan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi (kanan), ketiga, berpose setelah sesi kualifikasi MotoGP di Moto Grand. Prix de Catalunya di Circuit de Catalunya pada 26 September 2020 di Montmelo di pinggiran Barcelona.AFP/LLUIS GENE Pembalap Italia Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli (tengah), posisi pertama, pembalap Prancis Petronas Yamaha SRT Fabio Quartararo (kiri), kedua dan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi (kanan), ketiga, berpose setelah sesi kualifikasi MotoGP di Moto Grand. Prix de Catalunya di Circuit de Catalunya pada 26 September 2020 di Montmelo di pinggiran Barcelona.

Pebalap Perancis itu mengaku sedih dengan hasil di GP Eropa. Perolehan poinnya kini makin lebar dengan Joan Mir sang pemimpin klasemen. Sedangkan balapan tinggal tersisa dua seri lagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertarungan untuk kejuaraan belum berakhir, tetapi sekarang kami fokus pada hal lain dan saya harus setidaknya mengamankan tempat kedua. Saya sangat kecewa, tapi saya tidak bisa menahannya," katanya.

Baca juga: Rossi Gagal Finis Lagi, Alasan Motornya Mogok di GP Eropa

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa bangga usai memenangi balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020).AFP/JAVIER SORIANO Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, merasa bangga usai memenangi balapan MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7/2020).

Quartararo mengatakan musim ini merupakan tahun yang berat buat Yamaha. Banyak masalah yang terjadi dan memengaruhi para pebalap. Di sisi lain Suzuki tampil begitu prima.

"Kami sedang ada di masa-masa sulit. Musim ini begitu memukul saya dan Yamaha. Sepertinya Suzuki selangkah lebih maju dari kita. Faktanya hari ini kami (Yamaha) finis di urutan 11, 13 dan 14," katanya.

"Saya tidak tahu harus berkata apa, mereka sepertinya tidak terkalahkan. Namun saya tetap fokus meski kehilangan banyak poin. Saya termotivasi untuk menyelesaikan kejuaraan dengan sebaik mungkin," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.