Target MGPA Sirkuit Mandalika Kelar Juni 2021

Kompas.com - 09/11/2020, 09:42 WIB
Sirkuit Mandalika Foto: IstimewaSirkuit Mandalika

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Mandalika Grand Prix Association ( MGPA) menargetkan pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok, NTB, bisa selesai selambatnya Juni 2021.

Chief Strategic and Communication Officer MGPA Happy Harinto mengatakan, pihaknya sedang mempercepat proses penyelesaian sirkuit sebelum dilakukan tes perdana pada Juli 2021.

"Target MGPA kita adalah Juni 2021 sudah selesai. Sekarang ini dikerjakan 24 jam, siang dan malam. Lalu, Juli 2021 akan dilakukan pengetesan," kata Happy kepada Kompas.com, yang dihubungi pekan lalu.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Siap Gelar MotoGP, Meski Tanpa Penonton

Lahan yang dikembangkan oleh PT ITDC di Mandalika, Lombok, NTBKOMPAS.com/ Bambang P. Jatmiko Lahan yang dikembangkan oleh PT ITDC di Mandalika, Lombok, NTB

Happy mengatakan tenggat Juni 2021 merupakan waktu yang cukup menyelesaikan tepat waktu. Sebab sebelum itu, pihak FIM dan Dorna Sport akan datang untuk melakukan pemeriksaan dan

"Sebelum Juni 2021 FIM dan Dorna akan datang ke Indonesia untuk mengecek segala kesiapan yang telah dilakukan," kata Happy.

"Dari situ, jika sudah oke, apa yang selama ini sudah dianjurkan sudah dijalankan. Sebab, selama ini kan hanya melalui video saja. Dorna pun mengakui takjub melihat perkembangan Sirkuit Mandalika," katanya.

Sebelumnya, pihak Dorna sudah melansir agenda sementara MotoGP musim 2021. Dalam jadwal tersebut Sirkuit Mandalika masih harus menunggu homologasi sehingga disebut cadangan.

Baca juga: Perhitungan Jadwal Pebalap MotoGP Uji Coba Sirkuit Mandalika

Aparat kepolisian berjaga di kawasan pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika, 13 September 2020 lalu, saat upaya leand clearing atas tiga titik. lahan di kawasan terpenting dari sirkuit mandalika. Sengketa lahan di tanah sirkuit belum berakhir.FITRI R Aparat kepolisian berjaga di kawasan pembangunan Sirkuit MotoGP Mandalika, 13 September 2020 lalu, saat upaya leand clearing atas tiga titik. lahan di kawasan terpenting dari sirkuit mandalika. Sengketa lahan di tanah sirkuit belum berakhir.

Happy mengatakan, GP Indonesia bukan cadangan tapi masuk dalam kategori Reserve Grand Prix Venues. Dia menyebut Indonesia diberikan perlakukan khusus dapat menentukan sendiri kapan waktu pelaksanaan.

"Reserve date ini tergantung dari kita. Kita dapatnya Oktober," katanya.

Jika dilihat jalurnya, kata Happy, GP Mandalika akan digelar setelah GP Motegi, GP Buriram. Setelah dari GP Mandalika, lanjut ke GP Phillip Island, lalu ke GP Sepang, dan GP Valencia yang terakhir.

"Itu yang namanya reverse date atau plotting date. Jadi, jika diartikan bukan cadangan maksudnya," kata Happy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X