Mandalika Racing Team Indonesia Tetap Akan Kontrak Pebalap Asing

Kompas.com - 08/11/2020, 17:01 WIB
Indonesia bakal punya tim MotoGP di Mandalika IstimewaIndonesia bakal punya tim MotoGP di Mandalika

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim depan, Mandalika Racing Team Indonesia ( MRTI) berencana ikut MotoGP dengan bekerja sama atau mengakuisisi tim yang sudah ada. Tak sedikit yang bertanya-tanya porsi orang Indonesia dalam tim tersebut nantinya.

Febby Sagita, Direktur Operasional MRTI, mengatakan, sebenarnya siapa nanti pemilik timnya, dia yang berhak menentukan. Kalau memang tim itu belum ada pebalap atau belum ada pebalap yang terkontrak sebelumnya.

Baca juga: Status GP Mandalika Bukan Cadangan, Ini Maksudnya Reserve Date

"Kembali lagi, kan kontraknya antara pebalap dengan tim. Kalau kontraknya tidak carry forward, dalam artian karena perubahan manajemen dan tim, bisa saja pebalapnya tidak kita pakai. Tapi, kalau ada kesepakatan antara pebalap dengan timnya, dari tahun ini ke tahun depan, maka kita harus hargai kontrak itu," ujar Febby, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Desain livery Mandalika Racing Team untuk Moto2 musim 2021Istimewa Desain livery Mandalika Racing Team untuk Moto2 musim 2021

Febby mengatakan, kalau dengan semangat nasionalis, MRTI ingin keduanya pebalap Indonesia. Tapi menurut, kalau tim tersebut mau maju, tidak bisa begitu. Harus cari juga satu orang dengan pengalaman yang banyak.

"Sebenarnya, setiap tim juga melakukan itu. Mereka tidak ingin kedua pebalapnya sama-sama kurang pengalaman. Sebab, nanti bisa memberikan pandangan buruk juga pada tim seandainya kedua pebalapnya finis di posisi buncit terus. Tim itu kan juga berjalan seprofesional mungkin," kata Febby.

Menurut Febby, kalau kepala mekanik, mau tidak mau harus pakai orang luar. Sebab, memang mereka yang punya banyak pengalaman.

Baca juga: Mandalika Racing Team Indonesia Berencana Akuisisi Tim di Moto2

"Kita mengerti maunya rakyat Indonesia seperti apa. Di satu siai ada nasionalitas yang perlu dijaga, tapi di sisi lain kan ada commercial balancing antara tim dan sponsor," ujar Febby.

Febby mengatakan, MRTI menginginkan adanya regenerasi, bukan hanya ada tahun depan terus menghilang.

"Kita tidak mau begitu, kita ingin paket kompletnya di mana ini kalau bisa ketika kita tidak ada di dunia ini pun, timnya akan tetap ada. Itu yang kita harapkan sebenarnya," kata Febby.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X