Kompas.com - 07/11/2020, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi merilis dua mobil listrik murni ke pasar Indonesia, yaitu Ioniq dan Kona Electric dengan banderol Rp 600 jutaan, Jumat (6/11/2020).

Kendaraan listrik pertama dari pabrikan Korea Selatan itu sekaligus menjadi langkah besar industri otomotif Indonesia dalam mempercepat ekosistem mobil ramah lingkungan. Sebab, Ioniq dan Kona Electric jadi mobil listrik murni termurah saat ini.

Namun, bicara segmentasi pasar Indonesia yang lebih suka MPV dan SUV di bawah Rp 300 jutaan dengan kapasitas penumpang 7-orang, ini jadi tantangan pabrikan tersendiri.

Baca juga: Hyundai Pastikan Operasional Pabrik di Cikarang Bergulir pada 2022

Launching Hyundai Ioniq dan Kona Electric, Jumat (6/11/2020)KOMPAS.com/Ruly Launching Hyundai Ioniq dan Kona Electric, Jumat (6/11/2020)

Lantas, siapa yang ingin disasar Hyundai melalui Ioniq dan Kona Electric?

General Manager Marketing PT HMID, Astrid Ariani Wijana menyatakan bahwa sejatinya pabrikan ingin semua orang bisa merasakan sensasi berkendara mobil listrik berbasis baterai murni.

"Pasalnya, banyak aspek yang berbeda dari mobil konvensional. Jadi, target kita tidak terbatas pada usia dan market, lebih kepada mereka yang berpandangan maju, haus akan teknologi, serta tak takut melangkah untuk mendapatkan pengalaman berkendara bebas emisi," katanya dalam diskusi virtual, Jumat.

Menurut dia, setiap pabrikan otomotif yang berkompetisi di pasar tanah air memiliki keunggulannya masing-masing baik itu dari segi harga, produk, sampai teknologi.

Baca juga: Alasan Hyundai Langsung Bawa Mobil Listrik Murni ke Indonesia

Tes drive Hyundai IoniqKompas.com Tes drive Hyundai Ioniq

"Tak terkecuali Hyundai, kami punya visi yaitu progress for humanity dan mendukung mobilitas masa depan. Kami berusaha hadir terdepan dalam teknologi, karena kami percaya bahwa saat ini sudah waktunya dimulai untuk era elektrifikasi," ucap Astrid.

Pada kesempatan sama, General Manager Service HMID Putra Samiaji juga menyampaikan, pihaknya akan menyasar konsumen borongan atau fleet guna mendukung program elektrifikasi nasional.

"Bersamaan dengan itu, kami pun siapkan beberapa opsi pilihan kepada fleet customer tergantung volume yang akan dibeli," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.