Kompas.com - 03/11/2020, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Oli pada shockbreaker depan sepeda motor memiliki fungsi sebagai pelumas komponen agar tidak aus akibat gesekan.

Mengingat cara kerja shockbreaker yang cukup berat untuk meredam guncangan saat perjalanan, maka viskositas atau kadar kekentalan oli bisa berkurang.

Membiarkan oli shockbreaker hingga bertahun-tahun dan tidak diganti bisa menimbulkan beragam masalah. Kendala yang paling sering adalah rusaknya karet sil oli yang berakibat pada kebocoran.

Baca juga: Deteksi Busi Sejak Dini Sebelum Mati

“Kerusakan ini diakibatkan oleh kotoran atau gram yang sudah lama mengendap, ketika shockbreaker bekerja kotoran masuk ke sela sil sehingga membuat dinding karet tergores,” ujar Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) Ade Rohman, kepada Kompas.com.

Shockbreaker depan motor Shockbreaker depan motor

Dalam kondisi sil bocor otomatis berdampak pada daya redam yang berkurang dan menimbulkan ketidaknyamanan saat berkendara. Parahnya lagi, bila didiamkan kotoran berupa partikel debu sampai pasir bisa menempel pada bagian sil atau batang sok yang bisa menggores permukaannya.

Baca juga: Jangan Asal Pasang Setang Jepit, Ada Aturan Mainnya          

“Bila dinding batang shockbreaker sudah tergores atau baret, kebocoran akan terus terjadi meski sudah diganti dengan oli dan sil baru sekalipun. Salah satunya cara dengan membeli satu set tabung sok baru yang tentu harganya lebih mahal dari oli dan sil shockbreaker itu sendiri,” kata Ade.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.