Mitos atau Fakta, Mobil Diesel Manual Bisa Start dari Gigi Dua?

Kompas.com - 03/11/2020, 10:02 WIB
TIga mobil diesel yang dipersiapkan DSS Motorsport untuk mengikuti Diesel Race di Kejuaraan Nasional ?PERTAMINA Indonesia eXtreme Offroad Racing 2015. Sarana Media Nusantara (SMN) TIga mobil diesel yang dipersiapkan DSS Motorsport untuk mengikuti Diesel Race di Kejuaraan Nasional ?PERTAMINA Indonesia eXtreme Offroad Racing 2015.

JAKARTA, KOMPAS.comMobil diesel memang terkenal akan torsinya yang besar. Dengan torsi tersebut, tersebarlah anggapan ketika ingin melaju dengan mobil diesel transmisi manual, bisa langsung pakai gigi dua, benarkah hal ini?

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, Suparna mengatakan, dikarenakan torsinya yang besar ini, memang benar jika melakukan start dari gigi dua, mobil diesel masih bisa melakukannya dan tanpa getaran.

Torsi mesin diesel kan besar, bahkan dari 1.200 -1.400 rpm, torsinya sudah maksimal. Sehingga melakukan start pakai gigi dua relatif masih bisa ngangkat, berbeda dengan mesin bensin yang getar,” ucap Suparna kepada Kompas.com, Senin (2/11/2020).

Baca juga: Jika SIM Hilang, Pemilik Harus Bikin Baru Lagi?

transmisi manualid.aliexpress.com transmisi manual

Jadi mobil diesel dengan transmisi manual memang bisa melakukan start dari gigi dua, namun secara prosedur, ini tidak dibenarkan. Suparna mengatakan, prosedur yang benar tetap menggunakan gigi satu terlebih dahulu.

“Alangkah baiknya start tetap memakai gigi satu. Cuma karena torsinya yang besar, ngegasnya tidak perlu sampai penuh, jalan sedikit saja bisa dioper ke gigi dua,” ucap Suparna.

Baca juga: Ingat, Operasi Zebra 2020 Masih Berlangsung hingga Akhir Pekan

Kenapa tetap memakai gigi satu, Suparna menjelaskan kalau mesin itu sudah didesain paling baik mulai jalan dari gigi satu, walaupun torsinya sanggup memulai dari gigi dua. Selain itu juga beban mesin menjadi lebih ringan jika mulai berjalan dari gigi satu.

“Kalau langsung pakai gigi dua, beban mesin menjadi lebih berat, walaupun masih tetap bisa ngangkat. Jika beban mesin lebih berat, tentu saja bisa merusak komponen lain, termasuk bantalan poros engkol dan sebagainya,” kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X