Jangan Asal Wangi, Begini Pilih Pengharum Mobil yang Aman

Kompas.com - 13/10/2020, 10:22 WIB
Ilustrasi parfum mobil di AC Ilustrasi parfum mobil di AC

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi kabin yang bebas dari bau tak sedap dapat membuat pengemudi bisa lebih berkonsentrasi. Untuk itu, banyak yang memilih untuk menggunakan parfum atau pengharum mobil.

Sekarang ini, sudah banyak dijual di pasaran pengharum kabin dengan aroma yang beragam. Menggunakan pewangi mobil tidak ada salahnya, tapi harus bijak dalam memilih aromanya.

Baca juga: Kenali Dampak Modifikasi Interior Mobil yang Kelewat Batas

"Untuk parfum mobil sebaiknya menggunakan wangi aroma terapi," ujar Christopher Sebastian, Presiden Direktur XTO Car Care, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Tampilan interior mobil Suzuki Ignis di Inggris.autoevolution.com Tampilan interior mobil Suzuki Ignis di Inggris.

Christopher menambahkan, untuk kendaraan sebaiknya menggunakan aroma yang tidak terlalu menyengat, disarankan aroma terapi teh atau kopi. Sebab, jika menggunakan aroma yang menyengat akan membuat mual dan mudah pusing akibat menghirup bau yang terlalu wangi.

"Pemilihan jenis parfum mobil juga harus diperhatikan. Karena ada beberapa jenis yang bisa berdampak negatif pada interior mobil," kata Christopher.

Baca juga: Pewangi Kabin Bisa Rusak Interior Mobil, Mitos atau Fakta?

Christopher menyarankan, jika pengharum mobil berbentuk gel, sebaiknya jangan diletakkan di kisi-kisi AC. Sebab, dapat membuat kisi-kisi AC muncul bercak kuning, kerak, dan bau apek, akibat silikon dari gel tersebut.

Jika ingin pengharum mobil yang lebih awet dibanding gel, bisa menggunakan pewangi yang berbentuk spray. Christopher menyarankan, cukup semprotkan pada sudut bawah jok saja.

Parfum yang disediakan toko Aneka bermacam-macam dan cukup tahan lama.Ghulam Muhammad Nayazri/Otomania Parfum yang disediakan toko Aneka bermacam-macam dan cukup tahan lama.

"Jangan sampai terkena dasbor saat menyemprotkan parfum, karena bisa menimbulkan flek putih akibat cairan spray yang mengering," ujar Christopher.

Menurut Christopher, paling aman adalah pengharum yang berbentuk cair. Untuk penempatannya, bisa diletakkan pada kisi-kisi AC agar wangi dapat menyebar dengan baik, dibanding diletakkan di atas dasbor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X