Selain Masker, Ini yang Wajib Dipakai Pengguna Motor Saat PSBB Transisi

Kompas.com - 12/10/2020, 12:01 WIB
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai sepeda motor di tengah pandemi Covid-19 dan juga Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) transisi, memang berbeda dibandingkan dalam kondisi normal.

Protokol kesehatan wajib dipatuhi oleh setiap pengendara guna mencegah penyebaran virus Corona.

Apalagi, Pemprov DKI Jakarta juga sudah mewajibkan bagi pengendara untuk selalu menggunakan masker selama berkendara.

Selain menggunakan penutup hidung dan mulut tersebut, ternyata ada perangkat lain yang perlu dikenakan pengendara untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Penerbitan STNK Baru

Salah seorang dokter di Palang Merah Indonesia ( PMI) cabang Kota Surakarta dr Arina Hidayati mengatakan, ada beberapa perangkat yang perlu digunakan oleh seorang pengendara di tengah pandemi Covid-19.

Ilustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim HujanShutterstock Ilustrasi Berkendara Sepeda Motor di Musim Hujan

“Selain mengenakan helm dan masker, pengendara juga perlu mengenakan sarung tangan, jaket serta celana panjang,” kata Arina kepada Kompas.com, Minggu (11/10/2020).

Pengendara juga sebaiknya mengenakan alas kaki berupa sepatu untuk memaksimalkan sisi keamanan selama berkendara.

Arina menambahkan, untuk penggunaan jaket bisa menggunakan jaket berbahan kain atau pun kulit. Dan setelah digunakan, sebaiknya langsung dibersihkan.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Alur Urus STNK Hilang

“Kalau untuk jaket kulit cukup disemprot menggunakan disinfektan lalu dijemur di bawah terik matahari 1-2 jam, tapi kalau bahan kain sebaiknya langsung dicuci setelah digunakan,” katanya.

Membersihkan pakaian setelah dikenakan untuk berkendara juga berlaku untuk celana. Arina menyarankan, celana sebaiknya juga langsung dicuci setelah dipakai dan jangan biasakan digantung.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X