Menanti Podium Ke-200, Rossi Pesimistis Sambut Aragon dan Valencia

Kompas.com - 12/10/2020, 09:02 WIB
Valentino Rossi saat merayakan podium MotoGP Perancis 2018 di Sirkuit Le Mans, 20 Mei 2018. Kala itu, Rossi memulai balapan dari urutan kesembilan. AFP/JEAN-FRANCOIS MONIERValentino Rossi saat merayakan podium MotoGP Perancis 2018 di Sirkuit Le Mans, 20 Mei 2018. Kala itu, Rossi memulai balapan dari urutan kesembilan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk yang ketiga kalinya berturut-turut, Valentino Rossi terjatuh saat balapan dan gagal finis. Pada MotoGP Le Mans, akhir pekan lalu, Rossi bahkan terjatuh di awal balapan.

Pebalap dengan nomor start 46 tersebut terjatuh saat melewati tikungan 3 selepas start. Rossi kehilangan grip ban belakang dan terseret ke luar lintasan.

Baca juga: Live MotoGP Le Mans 2020: Valentino Rossi Terjatuh

Dengan gagal membawa pulang poin sebanyak empat kali, Rossi tertinggal 57 poin dari Fabio Quartararo yang berada di puncak klasemen sementara. Namun, secara peringkat, Rossi ada di urutan ke-13.

Valentino Rossi mengalami crash pada awal balapan MotoGP Perancis 2020, tepatnya di Tikungan 3 lap pertama.Dok. MotoGP Valentino Rossi mengalami crash pada awal balapan MotoGP Perancis 2020, tepatnya di Tikungan 3 lap pertama.

"Jika kami membalap dengan ban hujan, tapi trek tidak sepenuhnya basah, kami mengalami masalah. Sebaliknya, kami juga menderita ketika balapan dengan ban kering, tetapi tidak sepenuhnya kering," kata Rossi, dikutip dari Speedweek.com.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rossi menjelaskan, dirinya memiliki masalah di akselerasi dan grip ban belakang yang rendah. Menurut dia, jika kondisi trek kering, dirinya bisa saja lebih kuat.

Untuk balapan di Aragon dan Valencia nanti, Rossi sudah menyambutnya dengan sedikit pesimistis.

Baca juga: Komentar Rossi Setelah Jajal Sirkuit Portimao

"Jika Anda melihat ke belakang, kedua trek itu adalah akhir pekan yang sulit bagi saya. Namun, kami akan terima tantangan dan mencoba untuk kompetitif lagi," ujar Rossi.

Jika melihat rekam jejaknya, dalam tujuh tahun terakhir ini setelah kembali ke Yamaha dari Ducati, Rossi belum pernah mencicipi kemenangan di Aragon dan Valencia.

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat beraksi di Sirkuit Le Mans, Perancis.AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat beraksi di Sirkuit Le Mans, Perancis.

Di Aragon, meski sudah naik podium tiga kali selama tujuh tahun belakangan ini, prestasi terbaiknya hanya finis di urutan ketiga.

Sementara di Valencia, lebih parah lagi, Rossi baru berhasil meraih satu kali podium dengan finis di urutan kedua.

Sejak podium terakhir di MotoGP Andalusia, tercatat Rossi sudah mengoleksi 199 podium. Banyak yang menantikan dirinya bisa menambah rekor dengan meraih podium ke-200 di kelas utama.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X