Pemerintah Percepat Pembangunan Infrastruktur Kendaraan Listrik

Kompas.com - 05/10/2020, 18:11 WIB
Ilustrasi charging station milik BPPT KOMPAS.com/StanlyIlustrasi charging station milik BPPT
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kendaraan listrik.

Seperti diketahui, sampai saat ini Indonesia telah memiliki 62 charging station untuk kendaraan listrik yang dimiliki oleh PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), maupun pihak swasta.

Wanhar, Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, mengatakan, pandemi Covid-19 telah berdampak pada realisasi pengadaan stasiun pengisian baterai kendaraan listrik.

Baca juga: Jasa Marga Tutup Sebagian Lajur Tol Jakarta-Cikampek

Charging station milik BPPT untuk kendaraan listirik.stanly Charging station milik BPPT untuk kendaraan listirik.

Padahal target awalnya sebanyak 180 charging station baik berupa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum ( SPKLU) maupun Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum ( SPBKLU) dibangun sampai akhir 2020.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi antar kementerian atau lembaga dan pemerintah daerah untuk mempercepat infrastruktur kendaraan listrik.

“Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) awalnya dilakukan secara bertahap,” ucap Wanhar, dalam keterangan tertulis (4/10/2020).

Baca juga: Mengapa Ada Bus yang Sengaja Punya Jarak Kursi Sempit?

Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai IoniqKOMPAS.com/Ruly Ilustrasi proses charge mobil listrik Hyundai Ioniq

“Namun akhirnya pemerintah ingin mempercepat program tersebut untuk mendukung sarana transportasi di Indonesia,” katanya.

Untuk mendukung realisasi rencana ini, Kementerian ESDM telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Sehingga nantinya diharapkan para pelaku usaha dapat berpartisipasi mendukung rencana ini melalui insentif yang diberikan.

Baca juga: Ada Revisi Harga Skutik Bongsor Oktober 2020

SPKLU Tesla di Mall Pacific PlaceKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda SPKLU Tesla di Mall Pacific Place

Wanhar juga menyampaikan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), yang mana pada 2025 pemerintah menargetkan 2.200 unit mobil listrik dan 2,13 juta unit motor listrik diproduksi.

Jumlah ini telah meningkat dari sebelumnya menjadi 4,2 juta unit untuk mobil listrik dan 13,3 juta unit untuk motor listrik di tahun 2025.

“Pemerintah memiliki peta jalan bersama PT PLN (Persero) yaitu memenuhi target 180 charging station pada tahun 2020 yang tersebar di Indonesia, baik berupa SPKLU maupun SPBKLU. Dan pada tahun 2025, pemerintah merencanakan adanya 2.465 charging station,” ujar Wanhar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X