Toyota Pesimistis Target Penjualan Mobil Tahun Ini Bisa Tercapai

Kompas.com - 29/09/2020, 18:11 WIB
Suasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar. GIIASSuasana booth Toyota di GIIAS 2017 Makassar.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkirakan penjualan mobil tahun ini tidak bisa mencapai target yang telah ditetapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebanyak 600.000 unit.

Direktur Pemasaran PT (TAM) Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, dengan melemahnya ekonomi nasional karena dampak Covid-19, target yang ditetapkan Gaikindo bakal sulit terwujud.

Apalagi menurut Anton, penjualan mobil pada sepanjang Januari sampai Agustus tahun ini juga masih di bawah harapan.

Baca juga: Aturan Baru, Mobil dan Motor Berusia 3 Tahun di DKI Wajib Uji Emisi

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

“Prediksi akhir tahun memang susah-susah gampang di tengah pandemi ini untuk memberikan semacam forecast,” ucap Anton, dalam konferensi virtual, Selasa (29/9/2020).

“Seperti yang dilihat, beberapa bulan belakangan memang tidak sesuai dengan harapan untuk mencapai 600.000 unit. Jadi rasanya mungkin di bawah itu,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, berdasarkan data Gaikindo pada periode Januari-Agustus 2020 penjualan mobil secara retail baru mencapai 364.043 unit.

Baca juga: Toyota Urban Cruiser, Kembaran Vitara Brezza Dijual dari Rp 160 Jutaan

Auto2000 Glodok PlazaKOMPAS.com/Ruly Auto2000 Glodok Plaza

Jumlah ini menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 679.263 unit atau sekitar 46,4 persen.

Sementara untuk angka distribusi dari pabrik ke diler pada delapan bulan tahun pertama ini juga menurun drastis mencapai 323.507 unit. Atau turun 51,3 persen atau sebanyak 664.134 unit pada Januari-Agustus 2019.

Menurut Anton, tentu kita semua masih harus melihat data perkembangan penjualan pada September hingga Desember mendatang.

“Tapi seperti yang kita lihat di beberapa bulan belakangan memang tidak sesuai harapan untuk mencapai 600.000 unit. Jadi rasanya mungkin akan berada di bawah 600.000 unit,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.