Pemerintah Mau Tunjuk Pertamina Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik

Kompas.com - 29/09/2020, 16:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan bahwa PT Pertamina (Persero) tak hanya akan menjadi pemasok energi yang berasal dari bahan bakar fosil, namun juga perusahaan yang memproduksi baterai untuk kendaraan listrik.

"Pertamina ke depan akan menjadi perusahaan BUMN yang akan memproduksi baterai kendaraan listrik (EV Battery)," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, dikutip dalam diskusi publik, Selasa (29/9/2020).

Arya mengatakan, kini Pertamina tengah diminta menghitung cadangan bahan bakar fosil jika digunakan secara konstan. Hal tersebut untuk mempersiapkan perseroan masuk sebagai penyedia bahan bakar untuk kendaraan listrik di kemudian hari.

Baca juga: Setiap Hari Pengendara Motor Menghadapi 120 Potensi Berbahaya di Jalan

Setelah resmi meluncur, Pertamina akan gratiskan charging station selama beberap bulan.stanly Setelah resmi meluncur, Pertamina akan gratiskan charging station selama beberap bulan.

Dalam konsep baterai untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) ini, Menteri BUMN Erick Thohir sedang bernegosiasi dengan produsen baterai kendaraan listrik dari Korea Selatan dan China.

Kementerian BUMN, kata Arya, nantinya juga akan menjajaki atau melakukan pendekatan dengan produsen baterai mobil listrik internasional, yakni Tesla.

Selain itu terkait dengan PLN, nantinya perusahaan listrik pelat merah tersebut akan berperan sebagai pemasok listriknya.

"Ini yang kita melihat jadi rencana atau planning kita ke depan," ujar Arya.

Baca juga: Tren Mobil Listrik di Indonesia, Tahun 2020 Baru Terjual Ratusan Unit

Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf Foto: Wikipedia/H.Kashioka Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi memastikan bahwa pengembangan proyek kendaraan listrik berbasis baterai terus berjalan meski di tengah pandemi.

Bahkan, saat ini pembangunan infrastruktur pendukung seperti tempat pengisian listrik masih terus di kembangkan di samping investasi berkelanjutan dari perusahaan berkaitan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.