Setiap Hari Pengendara Motor Menghadapi 120 Potensi Berbahaya di Jalan

Kompas.com - 29/09/2020, 11:02 WIB
Honda Riding Trainer AHMHonda Riding Trainer

JAKARTA, KOMPAS.com – Banyak sekali kejadian di jalan raya, baik yang normal hingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengendara atau bikers. Agar aman di jalan, bikers perlu tahu apa saja potensi bahaya di jalan.

Safety Riding Department Head PT Astra Honda Motor, Lucky Margo Utomo mengatakan, selain mengetahui potensi bahaya di jalan, bikers juga tahu bagaimana cara mengatasinya.

“Pengetahuan akan potensi bahaya dan bagaimana cara mengatasinya bisa mengurangi risiko saat berkendara di berbagai kondisi jalan,” ucap Lucky dalam siaran resmi yang diterima Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Baca juga: MG Gloster, SUV Baru Penantang Fortuner dan Pajero Sport

Honda Riding TrainerAHM Honda Riding Trainer

Secara garis besar, jenis potensi bahaya di jalan raya terbagi menjadi tiga. Pertama, potensi bahaya yang terlihat tanpa perlu diprediksi oleh pengendara sepeda motor, seperti kendaraan yang berhenti di pinggir jalan atau kondisi mengantuk saat berkendara.

Kedua, potensi bahaya yang dapat menarik perhatian dan konsentrasi bikers. Potensi bahaya ini belum terlihat tetapi sudah memberikan tanda-tanda untuk menarik perhatian, seperti kendaraan lain yang memberikan tanda lampu sein atau kondisi kendaraan yang menggunakan ban sudah aus.

Potensi bahaya ini dikategorikan tingkat menengah dan dibutuhkan pengetahuan lebih untuk menanganinya dengan baik. Terakhir, potensi bahaya yang tidak terlihat secara langsung oleh mata bikers, seperti kendaraan yang muncul secara tiba-tiba saat di persimpangan jalan.

Baca juga: Pelajaran dari Tewasnya Pengemis akibat Pengemudi Mobil Main Ponsel

Sumber potensi bahaya di jalan juga bisa digolongkan menjadi tiga. Pertama, potensi bahaya dari sisi manusia yang tanpa sadar, seperti kelelahan yang menyebabkan kantuk, emosi yang tidak terjaga, dan tidak patuh rambu lalu lintas. Bahkan, gangguan kecil seperti bersin dapat mengganggu pandangan ataupun konsentrasi bikers.

Kedua, potensi bahaya dari kendaraan yang digunakan. Hal ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran bikers untuk secara rutin melakukan perawatan kendaraan pada bagian-bagian yang krusial untuk keselamatan, misalnya sistem pengereman.

Ketiga, potensi bahaya dari lingkungan seperti kondisi jalan yang tidak diketahui oleh bikers, kondisi cuaca seperti kabut yang sering turun di daerah pegunungan, ataupun kondisi hujan yang menjadikan jalanan lebih licin.

Honda Riding TrainerAHM Honda Riding Trainer

“Banyak kendaraan yang dimodifikasi tidak sesuai dengan peraturan berkendara sehingga sangat bahaya bagi bikers, seperti penggunaan ban kecil. Alangkah baiknya dalam memodifikasi kendaraan tetap memerhatikan unsur keselamatan dan kenyamanan saat berkendara,” kata Lucky.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X