Selama PSBB Jakarta, Layanan SIM Keliling Bakal Ditambah

Kompas.com - 17/09/2020, 15:22 WIB
Proses pengerjaan SIM keliling StanlyProses pengerjaan SIM keliling

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan surat izin mengemudi ( SIM) keliling belum dihentikan pada periode pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) ketat Jakarta, guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Melalui layanan ini, diharapkan bisa mengurai kepadatan warga yang ingin melakukan perpanjangan SIM ke beberapa lokasi satuan penyelenggara administrasi SIM (Satpas) wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Ini masih berjalan semuanya, bahkan cara memudahkan masyarakat supaya tidak berkumpul di satu tempat kita lebih masifkan di SIM keliling nantinya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Ini 7 Merek Mobil yang Sudah Hengkang dari Indonesia

Formulir perpanjangan SIM keliling Stanly Formulir perpanjangan SIM keliling

Yusri menambahkan, kini pihaknya tengah mengkaji lagi rencana penambahan layanan untuk memecah kepadatan di lokasi-lokasi SIM keliling yang ada sekarang.

“SIM keliling diperbanyak untuk memecah masyarakat untuk datang ke satu tempat berkumpul bersana-sama. Tapi ini kan masih kita tunggu, sabar semuanya,” jelas dia.

Meski demikian, pihak Polda Metro tetap memastikan layanan mengedepankan protokol kesehatan ketat sehingga terhindar dari potensi penyebaran virus corona. Protokol berlaku di semua layanan, baik di Satpas, gerai SIM, dan SIM keliling.

Baca juga: Harga Mobil Bekas yang Produsennya Sudah Tak Ada Lagi di Indonesia

Pelayanan perpanjangan, pembuatan baru SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (30/5/2020)Dokumentasi Satpas SIM Daan Mogot Pelayanan perpanjangan, pembuatan baru SIM di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (30/5/2020)

“Pelayanannya tetap kita laksanakan tapi mematuhi protokol kesehatan,” ujar Yusri lagi.

Untuk diketahui, layanan perpanjangan SIM di wilayah Polda Metro Jaya sempat ditutup saat awal pandemi, yaitu terhitung 17 Maret hingga 29 Mei 2020. Bagi mereka yang SIM-nya habis di periode itu diberikan toleransi untuk memperpanjang mulai 2 Juni-31 Agustus.

Pada awal pembukaan, langsung terjadi lonjakkan pemohon perpanjangan SIM di Satpas hingga pada akhirnya armada SIM keliling segera dioperasikan kembali dengan batasan kuota 100 per hari.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X