PSBB Jakarta, Pertamina Pastikan Pasokkan BBM Terjaga

Kompas.com - 13/09/2020, 13:21 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) Tbk memastikan pasokan bahan bakar minyak alias BBM dalam keadaan aman pada saat pembatasan sosial berskala besar kembali diberlakukan di DKI Jakarta.

Eko Kristiawan, Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan antisipasi agar pasokkan bahan bakar tetap berjalan lancar termasuk bagi industri atau bisnis.

"Persediaannya bervariasi, tapi tak perlu khawatir BBM sangat aman sekali di atas 30 hari kedepan. Pertamina siap melayani masyarakat," kata dia di keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2020).

Baca juga: Sering Berkendara Saat PSBB, Jangan Hanya Bawa Satu Masker

Ilustrasi SPBU Pertamina. KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi SPBU Pertamina.

Di samping itu, lanjut Eko lagi, Pertamina bakal tetap mengaktifkan 38 titik Pertashop sehingga masyarakat yang jarak rumahnya jauh dari SPBU tetap bisa mendapatkan pasokkan BBM cukup.

"Harapan kita atas Pertashop ini adalah masyarakat dapat tetap menikmati produk produk pertamina baik berupa BBM, pelumas, atau LPG," paparnya.

Eko menambahkan, ketersediaan tersebut termasuk di dalamnya untuk BBM jenis Premium dan Pertalite. Saat ini, ketahanan stok BBM nasional berada di kisaran level 30 hari.

Adapun konsumsi BBM pada sektor ritel selama pelonggaran PSBB menuju era adaptasi kehidupan baru terus mengalami peningkatan hingga mencapai 122.000 kiloliter per hari atau 7 persen di bawah rata-rata konsumsi normal sebelum pandemi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X