Lagi Musim Motor Bekas, Pahami Bedanya Restorasi, NOS, dan Orisinil

Kompas.com - 13/09/2020, 11:01 WIB
Yamaha F1Z warna putih hasil restorasi IstimewaYamaha F1Z warna putih hasil restorasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi para pecinta otomotif khususnya pehobi motor lawas pasti sangat teliti ketika hendak meminang koleksi barunya. Sama halnya pecinta motor mesin dua tak, yang sekarang ini mulai marak kembali.

Calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat kondisi bodinya saja, tetapi setiap suku cadang atau aksesorinya juga harus menjadi perhatian.

Sebab, kondisi setiap motor sangat menentukan harga yang akan ditawarkan. Jika masih bagus dan asli tanpa diganti, maka banderolnya juga menjadi sangat tinggi.

Baca juga: Masih Jual Bensin Premium, Pertamina Sebut Ini Tugas dari Pemerintah

Dalam hal jual beli motor lawas dikenal dengan beberapa istilah seperti restorasi, NOS (New Old Stock), dan orian (orisinil).

Ahmad Arif atau yang biasanya dipanggil Arif Kiprok yang merupakan pedagang jual beli motor lawas coba menjelaskan beberapa perbedaan dari tiga istilah tersebut.

Yamaha F1Z warna putih hasil restorasiIstimewa Yamaha F1Z warna putih hasil restorasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk restorasi sebetulnya sudah termasuk orian. Jadi orian itu ada dua, orisinil dari bawaan pabrik dan restorasi ori,” ucap Arif saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (13/9/2020).

Arif melanjutkan, pengertian restorasi sendiri adalah melakukan perbaikan total menjadi bentuk asli seperti saat motor keluar dari diler. Jadi semua part yang dipasang sesuai dengan pabrikan.

Baca juga: Kendaraan Pakai Octane Booster Bensin, Berefek Atau Tidak Sih?

Sementara, untuk NOS atau New Old Stock menurut Arif sebetulnya hanya istilah, jadi barang baru tapi stoknya lama.

“Seperti RX-King Special Edition yang kemarin saya jual Rp 150 juta itu NOS, barang baru tapi dari tahun 2003 belum pernah dipakai sama sekali,”



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X