Dishub DKI Bilang Kendaraan Listrik Jangan Hangat-hangat Tahi Ayam

Kompas.com - 09/09/2020, 08:02 WIB
TransJakarta sedang uji coba teknis bus listrik. IstimewaTransJakarta sedang uji coba teknis bus listrik.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo berharap implementasi kendaraan listrik pada transportasi umum di Indonesia tidak musiman dan dapat berjalan secara berkesinambungan atau berkelanjutan.

Jangan sampai kejadian bus dengan bahan bakar gas yang sempat diramaikan beberapa waktu lalu terulang kembali. Di mana, dukungan yang didapatkan Jakarta kepada transportasi tersebut hanya sebatas melakukan uji coba saja.

Padahal, untuk bahan bakar gas sudah banyak tersedia sumber daya, termasuk mendorong BUMN untuk melakukan suplai.

Baca juga: Realisasi Bus Listrik TransJakarta Ditargetkan Rampung 2030

Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Karyawan mengendarai bus listrik saat uji coba di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.

"Komitmen tak hanya dari pemerintah tapi juga pelaku usaha dan stakeholder lainnya agar implementasi bus listrik ini tidak hangat-hangat tahi ayam," ujar Syafrin dalam diskusi virtual, Selasa (8/9/2020).

"Jangan sampai terjadi seperti BBG kemarin, di level nasional kurang mendapat sambutan baik usai tahap uji coba. Kita bisa lihat sekarang armada Transjakarta kembali pakai fosil (Solar)," lanjut dia.

Belajar dari BBG, kata Syafrin, semua bisa belajar bagaimana suplai listrik, bagaimana daya yang tersambung pada jaringan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan sebagainya.

Baca juga: 4 Produsen Motor Jepang Kerja Sama Bikin Standar Baterai Motor Listrik

Karyawan melakukan pengecekan saat uji coba bus listrik di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA Karyawan melakukan pengecekan saat uji coba bus listrik di Kantor Pusat PT Transjakarta, Cawang, Jakarta, Senin (6/7/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan uji coba dua bus listrik EV1 dan EV2 rute Balai Kota - Blok M dengan mengangkut penumpang.

"Kemudian harus ada komunikasi dan koordinasi yang baik, di samping adanya kolaborasi sehingga proyek ini bisa berjalan berkesinambungan," katanya.

Adapun terkait uji coba bus listrik dengan rute Balaikota-Blok M, Pemprov DKI sedang melakukan kajiannya bersama GIZ - Cities Finance Facility (CFF).

Syafrin berharap, bus listrik bisa mendapatkan hasil positif secara operasional, biaya operasional, dan segala kendala yang menghambat penerapannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X