Penjualan Produk Otomotif di Jepang Juga Belum Pulih

Kompas.com - 03/09/2020, 18:21 WIB
Ilustrasi penjualan mobil. AUTONEWSIlustrasi penjualan mobil.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar otomotif Jepang masih mengalami perlambatan sebagai dampak dari penurunan daya beli masyarakat di tengah pandemi pandemi virus corona alias Covid-19.

Padahal, pandemi di Negeri Sakura tersebut mulai mereda sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (2/8/2020). Maka, ini menjadi tanda bahwa konsumen masih berhati-hati dalam melakukan belanja kebutuhan tersier.

Asosiasi diler mobil Jepang melaporkan, penjualan mobil pribadi, truk, dan bus pada Agustus 2020 mengalami penurunan 18,5 persen secara tahunan.

Baca juga: Masih Berjuang, Industri Otomotif Nasional Belum Masuk Tahap Pulih

Ilustrasi penjualan mobil. ISTIMEWA Ilustrasi penjualan mobil.

Capaian ini dapat dikatakan membaik dibanding Juli 2020 yang turun 20,4 persen dari periode sama tahun lalu. Namun tetap saja, pasar masih melambat.

Adapun titik terendah penjualan di Jepang terjadi pada Mei 2020 dengan penurunan mencapai 40,2 persen. Meski pemerintah setempat telah mencabut status keadaan darurat nasional, kinerja penjualan otomotif masih berjalan moderat.

Di sisi lain, pelemahan pasar otomotif yang masih terus berlangsung di Jepang memperlihatkan bahwa bantuan tunai yang digelontorkan pemerintah tidak mampu menstimulasi pemulihan belanja konsumen.

"Pemulihan belanja masyarakat di Jepang lebih lemah dibandingkan negara lain seperti Amerika Serikat (AS). Meski telah diberikan stimulus, pergerakannya masih cukup lambat," kata Ekonom Hiroaki Muto dari Sumitomo Life Insurance Co.

Baca juga: Benarkah BBM Oktan Tinggi Bisa Tingkatkan Performa Kendaraan?

Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Pengunjung menyaksikan pameran otomotif Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). Pameran otomotif terbesar ini akan berlangsung hingga 5 Mei 2019 mandatang.

Di Indonesia sendiri, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan bahwa pasar otomotif secara bulanan mulai menunjukkan tren positif, khususnya dari Juni-Juli 2020.

Namun, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menyatakan bahwa capaian tersebut masih jauh dari keadaan pasar sebelum ada pandemi.

"Pertumbuhannya memang signifikan dari tersisa lima persen dari market normal menjadi 32 persen di Juli 2020. Tapi itu masih di ujung survivor, bahkan belum masuk tahap recovery," kata dia kepada Kompas.com.

"Kita masuk tahap recovery ketika total penjualan sudah mencapai 35 persen dari market normal (80.000-90.000 unit). Kemudian jika sudah mencapai 70 persen, baru periode new normal. Jadi saat ini masih jauh, perjuangannya masih panjang," ujar Bob lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.