Masih Belum Terima, Morbidelli Sebut Zarco Harus Bertanggung Jawab

Kompas.com - 18/08/2020, 15:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden kecelakaan parah yang terjadi pada MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring masih terbayang-bayang. Sebab, bisa saja kecelakaan tersebut merenggut nyawa pebalap.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika Johann Zarco yang berada di depan Franco Morbidelli melebar dan melakukan pengereman. Morbidelli yang sedang berada di belakang, dengan posisi slipstream kesulitan untuk menghindar.

Baca juga: Kecelakaan Horor MotoGP Austria, Balapan Dihentikan Sementara

Akhirnya, terjadilah tabrakan yang membuat keduanya terjatuh. Sementara motor keduanya, terus melaju dan terpental hingga nyaris menghantam Maverick Vinales dan Valentino Rossi yang hendak keluar tikungan.

Valentino Rossi hampir tersambar motor di MotoGP Austria 2020MotoGP Valentino Rossi hampir tersambar motor di MotoGP Austria 2020

"Sepertinya, setiap kali kedua pebalap mengalami crash, biasa dikatakan sebagai racing incident dan situasi terpecahkan. Tapi, racing incident ini terjadi pada 310 kilometer per jam," ujar Morbidelli, dikutip dari akun Twitter-nya.

Anak didik Rossi tersebut menambahkan, suatu keberuntungan yang luar biasa semua pebalap selamat dan dalam kondisi yang utuh. Tapi, seseorang harus membayar atas kesalahannya.

"Saya tidak ingin fokus terlalu banyak pada apa tujuan dia, tapi pada aksinya," kata pebalap dengan nomor start 21 tersebut.

Baca juga: Insiden MotoGP Austria, Morbidelli Sebut Zarco Setengah Pembunuh

Hingga sekarang, Komisioner Olahraga FIM masih belum membuat pernyataan apapun terkait insiden tersebut. Belum diketahui apakah Zarco akan dikenakan penalti atau tidak.

Untungnya, baik Morbidelli atau Zarco berhasil selamat dari kecelakaan parah itu dan hanya mengalami luka ringan saja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.