3 Pilihan Pelumas untuk Rantai Motor, Mana yang Terbaik?

Kompas.com - 18/08/2020, 14:19 WIB
Rantai sepeda motor. ShutterstockRantai sepeda motor.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Cuaca sedang tidak menentu musim kemarau tapi tak jarang turun hujan. Buat pemilik sepeda motor mesti lebih rajin mengecek kondisi motor, salah satunya ialah rantai.

Ada beberapa cairan yang bisa dipilih untuk melumasi rantai. Pilihan paling umum yaitu menggunakan oli bekas. Kedua cairan penetrant serba guna dan ketiga cairan khusus pelumas rantai.

Kepala Bengkel Honda AHASS Daya Motor Cibinong, Asep Suherman, mengatakan, dari tiga pilihan tersebut maka yang terbaik ialah menggunakan cairan yang memang khusus untuk rantai.

Baca juga: Efek Buruk Motor Jarang Dicuci, 5 Komponen Ini Rawan Rusak

Melumasi dengan oli bekas sama saja dengan menambah kotoran.Otomania-Donny Apriliananda Melumasi dengan oli bekas sama saja dengan menambah kotoran.

"Karena di dalamnya terdapat zat kimia yang bukan hanya melumasi tetapi juga untuk menahan gesekan agar tidak cepat aus dan tidak mengakibatkan debu serta kotoran menempel berlebihan,” katanya kepada Kompas.com.

Adapun cairan penetrant serba guna dikhawatir dapat membuat lapisan grease yang terdapat pada gir rantai ikut larut. Ujungnya, bisa terjadi gesekan yang berlebih sehingga menimbulkan bunyi.

“Namun jika sifanya mendesak artinya dalam keadaan terpaksa itu semua bisa digunakan. Karena pada dasarnya lebih baik rantai terlumasi daripada tidak ada pelumasan sama sekali,” katanya.

Baca juga: Jangan Sembarangan Ubah Warna Lampu Kendaraan!

Pelumas khusus rantai Foto: DAM Pelumas khusus rantai

Adapun ketiga, yaitu oli bekas, pilihan lazim dan sebetulnya paling tidak direkomendasikan. Oli bekas mengandung partikel kecil bekas pemakaian sehingga kurang cocok untuk pelumas rantai.

“Jika kita melumasi rantai menggunakan oli bekas maka dapat mengakibatkan rantai cepat panas, karena kotoran dan debu mudah menempel dan lain sebagainya," katanya

Di masyarakat, oli bekas favorit sebab selain murah bahkan tidak mengeluarkan biaya, oli bekas disebut lebih awet. Oli juga tidak mudah hilang bila terkena air, sehingga dinilai ampuh dan juga murah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X