Dear Ladies, Pahami Bahaya Bonceng Hadap Samping

Kompas.com - 14/08/2020, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Posisi hadap samping ketika dibonceng sepeda motor, kerap dilakukan oleh wanita yang menggunakan rok.

Cara dibonceng seperti itu tidak direkomendasikan dalam ajaran keselamatan berkendara karena posisi tubuh tidak dalam sikap sempurna.

Saat duduk menyamping berarti boncenger cuma menginjak satu footpeg. Itu artinya boncenger mengabaikan hal penting saat berkendara, yaitu mendukung keseimbangan biker.

Ketika dibonceng, tugas penumpang menyelaraskan gerakan tubuh dengan pengendara. Sebab, itu direkomendasikan duduk menghadap depan.

Baca juga: Jangan Pakai Helm Motocross buat Harian

Posisi berkendara dan membonceng Suzuki Bandit 150Kompas.com/Setyo Adi Posisi berkendara dan membonceng Suzuki Bandit 150

Motor itu tidak mengenal kata stabil, motor itu hanya seimbang. Pengemudi baik dinilai dari tiga aspek, yaitu pergerakan (kecepatan) sesuai kondisi, lintasan (menanjak tikungan dan lainnya), dan posisi berkendara,” ujar Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, kepada Kompas.com.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Kaca Film Bisa Bikin Mobil Irit Bensin?

Jusri melanjutkan, posisi berkendara yang dimaksud termasuk boncenger. Duduk yang paling ideal menghadap ke depan.

“Selain itu, juga penumpang harus membekap atau memeluk pengendara, seperti menyatu,” katanya.

Bila wanita bermasalah dengan memeluk pengendara, lanjut Jusri, caranya bisa dengan menempelkan bagian dalam kedua lutut ke pinggang pengemudi. Hal itu bisa menggantikan posisi rapat yang disarankan dalam posisi berkendara yang baik dan benar.

“Kalau tidak bisa menyatu karena konstruksi motor misalnya Harley-Davidson, karena bukan pasangan, kedua bagian dengkul itu harus membekap pinggul pengemudi,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.